• Home
  • Artikel
  • Rizki Tewas Dipatuk Ular King Cobra, Ini Cara Paling Tepat Tangani Gigitan Ular, Bukan Diikat ya
Kamis, 12 Juli 2018 | 14:31:08

Rizki Tewas Dipatuk Ular King Cobra, Ini Cara Paling Tepat Tangani Gigitan Ular, Bukan Diikat ya

Ilustrasi

Pesisirnews.com - Tewasnya Rizky Ahmad, pemuda asal Palangkaraya yang digigit ular king kobra kini sedang ramai diperbincangkan publik.

Rizky tewas dipatuk ular king kobra saat memamerkannya di Car Free Day (CFD).

Ular kobra peliharaannya lepas dari kandang dan menggigit lengan kanan Rizky.

Beberapa saat setelah itu, Rizky mengaku bahwa dirinya merasa lemas dan kemudian dilarikan ke RS Doris Sylvanus Palangkaraya.

Sayangnya, nyawa Rizky tidak dapat ditolong.

Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (9/7/2018) sekitar pukul 8.30.

Setelah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter, Rizky tak langsung dimakamkan.

Penundaan pemakaman tersebut dikarenakan badan Rizky masih hangat dan berkeringat saat hendak dimandikan.

Orang yang pintar menawan racun ular pun didatangkan untuk menolong Rizky.

Selama proses penyembuhan, banyak beredar status di media sosial yang mengatakan bahwa Rizky kembali hidup dan bahkan bisa makan setelah dilakukan ritual.

"Kami berada di TKP ritual hingga tengah malam, tetapi belum melihat apa yang dikabarkan melalui status di FB yang menyebut Rizki Ahmad sudah siuman dan kembali hidup, karena pawang masih berusaha memberikan pengobatan melalui ritual kepadanya," ujar Nago Anggota Emergency Response Palangkaraya (ERP) group WA yang stanby di TKP ritual hingga tengah malam.

Peristiwa dipatuk ular bisa mengintai siapa saja.

Lalu tindakan paling tepat apa sih yang bisa dilakukan untuk menolong korban gigitan ular berbisa agar tidak sampai meninggal dunia?

Orang-orang pada umumnya akan mengikat daerah di sekitar area gigitan ular.

Hal ini bertujuan untuk menghambat penyebaran bisa ular ke seluruh tubuh.

Image result for bitten by snake illustration

Tindakan lain yang lumrah dilakukan ialah dengan membuat sayatan di daerah gigitan untuk mengeluarkan darah.

Kedua tindakan itu sebenarnya salah dan tidak membantu sama sekali.

Bisa ular tetap bisa menyebar ke seluruh tubuh.

Dilansir Grid.ID dari Kompas.com, DR. dr. Tri Maharani, M.Si SP.EM menjelaskan bahwa cara yang tepat untuk menangani gigitan ular berbisa adalah dengan membuat bagian tubuh yang terkena gigitan tak bergerak.

Caranya juga tergolong mudah untuk dilakukan.

Himpitlah bagian tubuh yang terkena gigitan ular dengan kayu, bambu, atau kardus seperti orang yang sedang patah tulang.

Pastikan bahwa anggota tubuh tidak bergerak sama sekali agar bisa ular tidak menyebar ke seluruh tubuh.

Apabila bagian tubuh yang digigit ular berhasil diimobilisasi, kemungkinan besar dia akan selamat.

Bahkan seorang anak di Papua yang terkena bisa neurotoksin yang tinggal di base camp di atas gunung bisa selamat berkat imobilisasi.

Padahal untuk turun ke puskesmas butuh waktu hingga dua hari.


Sumber TribunJabar.id



BERITA LAINNYA
Netralitas Media : Prabowo Vs Tampang Boyolali
Selasa, 6 November 2018 | 23:21:52
Ngakak, 6 Chat Lagi PDKT tapi Gagal Total
Sabtu, 27 Oktober 2018 | 17:57:04
BERIKAN KOMENTAR