• Home
  • Bengkalis
  • Karhutla Dua Titik Di Pulau Rupat Terkendali, PT SRL Terlibat Aktif Padamkan Api
Sabtu, 17 Februari 2018 | 19:19:52

Karhutla Dua Titik Di Pulau Rupat Terkendali, PT SRL Terlibat Aktif Padamkan Api

RUPAT  - Kondisi kebakaran hutan dan lahan Di dua titik yaitu desa Sukarjo mesin dan Sritanjung di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis akhirnya dapat terkendali 
pemadam kebakaran dari PT SRL (Perusahaan Sumatra Riang Lestari ) Blok IV Rupat, perusahaan yang bergerak di bidang sektor Hutan Tanaman Industri (HTI) dikerahkan bersama anggota Polsek Rupat.Babinsa . pemerintah desa dan masyakat untuk memadamkan kebakaran yang  hampir seminggu  mulai hari Jumat tgl 9 - 14 Ferbuari 2018 .
 
Saat ditemui salah humas PT SRL Pak Totok mengatakan
Pemadaman di desa Mesim luar  tgl 09, 10 dan 13 Pebruari 2018.
1. Personil : 20 org
2. Peralatan : 1 unit mesin mini striker, 1 unit mesin mark-3, selang 25 roll, nozzle 3 unit, phantom 1 unit.
3. Koordinat : N01.81154/E101.66999
Sedangkan Pemadaman di desa Sri Tanjung luar konsesi tgl 13-14 Pebruari 2018.
1. Personil : 20 org
2. Peralatan : 2 unit mesin mini striker, 1 unit mesin mark-3, selang 35 roll, nozzle 4 unit, phantom 1 unit.
3. Koordinat : N01.81697/E101.67785
N01.82029/E101.67722
N01.81887/E101.67600 .ungkapnya saat ditemui dilokasi  kejadian Jumat 16 Ferbuari 2018
Lanjutnya  Totok mengatakan kondisi kebakaran hutan dan lahan saat ini sudah mulai terkendali dan  terus siaga di lapangan guna mencegah munculnya kembali api Totok juga menambahkan agar kegiatan pemadaman bisa berlangsung efektif dan cepat, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak  Penanggulangan Karhutla di kecamatan dan pemerintahan desa serta bantuan anggota  Polsek Rupat dan Babinsa di desa

''Tim pemandaman pihak perusahaan sudah diturunkan ke titik kebakaran  sejak seminggu yang lalu untuk memperkuat tim pemadam dari perusahaan mitra (PT. SRL) dan info terbaru api saat ini sudah terkendali.
Kebakaran yang melanda salah satu Pulau Terluar di pesisir Bengkalis di lahan kosong masyarakat degan jumlah 10 H ini berlangsung cukup cepat dan besar dikarenakan kondisi cuaca angin kencang dan banyaknya material seperti kayu sebagai bahan bakar terjadinya api. Selain medan yang cukup menyulitkan tim pemadam menuju lokasi titik api, ungkapnya


''Semua sumber daya kita kerahkan,  drone, pompa pemadam khusus, dan alat berat untuk mempercepat upaya pemadaman. Sebab kondisi angin kencang dan gambut dengan banyak pohon yang mudah terbakar menjadi tantangan bagi tim di lapangan. Kita juga terus melakukan koordinasi dengan seluruh terkait  aktif melakukan pencegahan dan pemadaman karhutla," ujar Totok. (Budi)



BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR