• Home
  • Ekbis
  • Survei: Indonesia jadi surga belanja online terbesar se-Asia Tenggara
Rabu, 8 November 2017 | 12:43:23

Survei: Indonesia jadi surga belanja online terbesar se-Asia Tenggara

Jakarta, Pesisirnews.com - Research and Markets menunjukkan meski Indonesia memiliki tingkat penetrasi yang rendah untuk Internet dan E-Commerce, namun pasar ritel online dalam negeri merupakan yang terbesar karena jumlah penduduk yang besar.

Faktor-faktor yang mendorong E-Commerce adalah peningkatan penetrasi Internet dan konektivitas mobile, serta demografis dan pertumbuhan ekonomi.

Dengan populasi lebih dari 250 juta dan adopsi internet yang bertumbuh dengan cepat, kepulauan Indonesia akan menjadi surga belanja online, dan proyeksi terkini mengatakan akan mencapai USD 130 milyar di tahun 2020.

Bukan hanya itu, yStats.com melaporkan Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pasar e-commerce B2C terbesar di Asia Tenggara. Hal ini menggaris bawahi Indonesia sebagai negara yang sangat kuat penetrasi mobile-nya.

Telepon selular digunakan mayoritas pengguna Internet di Indonesia untuk mengakses web di tahun 2014, dan merupakan perangkat yang digunakan sebagian besar pembelanja online untuk melakukan pembelian.

Penetrasi smartphone semakin meningkat, diharapkan mencapai 100 juta pengguna dan mendudukkan Indonesia dalam posisi lima besar negara dengan pengguna smartphone terbanyak, dalam tiga tahun mendatang.

Selain itu, baju dan benda-benda terkait fashion lainnya termasuk dalam kategori produk online yang paling banyak dibeli tahun lalu, dengan pembayaran terbanyak melalui transfer bank.

Untuk menyediakan panduan bagi sektor perekonomian digital Indonesia, Presiden Indonesia Joko Widodo baru-baru ini menandatangani road map E-Commerce untuk Indonesia, diharapkan akan selesai akhir tahun 2017.

Road map ini akan membantu mengatur teknologi dan isu-isu terkait seperti logistic, keamanan siber, perpajakan, pengembangan sumber daya manusia, dan perlindungan konsumen.

Melihat tingginya pasar ritel online di Indonesia, InternetRetailing Expo (IRX) Indonesia akan hadir kembali pada januari 2018. Acara ini diharapkan menjadi titik temu bagi para penjual, merek, peritel multi-kanal dan peritel online dengan para penyedia utama.

"Indonesia bersiap untuk mencapai pertumbuhan signifikan dan menjadi pemimpin dalam ritel online, sesuai dengan tren-tren. Ini lah alasan kami menyelenggarakan IRX di Jakarta, Indonesia, dan tahun depan, dalam event ke-tiga kami, akan membantu para peritel, seiring dengan perjalanan mereka dalam membangun strategi-strategi ritel online mereka," kata Portfolio Director, Asia, Clarion Events Pte Ltd, Julia Kwan.

Sumber Merdeka.com



BERITA LAINNYA
Ekspor Timah September 2017 Mencapai Hingga 166.6 Ton
Selasa, 7 November 2017 | 10:36:24
Pabrik Kertas RAPP rumahkan 4600 karyawan
Kamis, 19 Oktober 2017 | 23:11:48
Harga Cabai Anjlok, Ini Tanggapan Kementan
Rabu, 20 September 2017 | 17:13:22
BERIKAN KOMENTAR