• Home
  • Hukrim
  • Tak terima ditegur, 3 pemabuk aniaya anggota Brimob hingga tewas
Selasa, 27 Februari 2018 | 13:16:14

Tak terima ditegur, 3 pemabuk aniaya anggota Brimob hingga tewas

Foto ilustrasi/Merdeka.com

Pesisirnews.com - Anggota Brimob Detasemen B Polda Sulsel, Parepare, Briptu Isha Umar (29) tewas setelah dianiaya tiga pria mabuk di kafe Lele, Jalan Lapan, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Selasa (27/2) dini hari.

Korban selama ini diketahui tinggal di asrama Brimob Jalan Khalik. Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka di Masamba, Kabupaten Luwu Utara. Sementara tiga pelaku penganiayaan telah diringkus polisi, tidak lebih dari dua jam usai kejadian.

Kapolres Parepare AKBP Pria Budi menjelaskan, kejadian berawal saat Simon, seorang honorer petugas kebersihan ribut dengan Lebbae, pemilik kafe Lele soal gergaji mesin.

Rahman Amin (28), salah seorang pengunjung kemudian mendekat dan mengatakan "Jangan ribut di sini, kalau mau ribut di luar."

Briptu Isha lalu mendekat dan menegur Rahman Ali agar tidak ikut campur. Rupanya Rahman Amin bersama dua rekannya, Ali dan Abba yang juga ada di kafe tidak terima ditegur.

"Saat Briptu keluar dari kafe, mereka sudah menunggunya di luar dan langsung menganiaya dengan meninju dan memukul bagian kepala menggunakan balok. Saat tiba di rumah sakit, korban sudah tidak bernyawa lagi. Kita langsung lakukan pengejaran dan tidak lebih dari dua jam, tiga pelaku berhasil diringkus dari tiga tempat berbeda," kata AKBP Pria Budi.

Kapolres Parepare ini mengatakan, ketiga pelaku dalam keadaan mabuk. Saat dijemput di rumahnya, ada yang sampai jatuh di tangga karena masih dalam kondisi mabuk berat.


Sumber Merdeka.com 



BERITA LAINNYA
Miris, Dede Idol Mencuri untuk Biayai Anak di Pesantren
Kamis, 20 September 2018 | 11:11:35
BERIKAN KOMENTAR