• Home
  • Hukrim
  • Pulang belajar ngaji Melati digituin pelangsir sawit, pelaku diciduk Opsnal Polsek Panipahan
Jumat, 14 September 2018 | 19:55:39

Pulang belajar ngaji Melati digituin pelangsir sawit, pelaku diciduk Opsnal Polsek Panipahan

Rohil, Pesisirnews.com - Sebut saja Melati (nama disamarkan), ia megalami tindak pidana pencabulan yang dilakukan oleh tersangka (TSK) SD alias Aw (33) saat Melati pulang menuju rumahnya bersama adiknya Ari (nama disamarkan) dari belajar mengaji, Senin (3/9/2018) sekira pukul 19.00 Wib. 


Berdasarkan data yang dihimpun Pesisirnews.com dari Mapolres Jumat (14/9/2018) menyebutkan bahwa TSK SD alias Aw telah diamankan oleh pihak Polsek Panipahan, Kecamatan Palika, Kabupaten Rohil. 


Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto melalui Paur Humas Polres Rohil Iptu Yuliardi SH dalam pers realeasenya juga menyampaikan kronologis kejadian penangkapan terhadap pelaku (SD alias Aw). 


Iptu Yuliardi SH mengatakan, peristiwa itu terjadi pada hari Senin tanggal 03 September 2018 sekira pukul 19.00 wib belum lama ini, saat itu Melati (12) dan adik kandungnya Ari (10) pulang dari mengaji dan hendak pulang kerumahnya.


"Kemudian saat berada di jalan, korban bersama dengan adiknya berhenti sejenak untuk beristirahat. Saat itu korban melihat pelaku SD alias Aw juga sedang beristirahat di jalan, yang mana jarak pelaku dengan korban duduk atau beristirahat kurang lebih 2 meter," katanya memulai. 


Tidak beberapa lama, lanjut Yuliardi, kemudian pelaku datang dan menghampiri korban dan duduk disebelah kanan korban. 


"Lalu pelaku mengatakan kepada korban dengan perkataan 'Melati, Kau Mau Kerja Gak'?, jawab Melati 'Gak'. Lantas Melati bertanya dengan kalimat 'Kerja Apa' dan dijawab oleh pelaku, 'Kerja Menebas, kalau mau besok siang kita pergi' yang kemudian dijawab oleh korban dengan kalimat 'Gak Wak," ujar Yuliardi menirukan pengakuan tersangka SD alias Aw dan pelapor. 


Kemudian, masih Paur Humas Polres Rohil itu lagi, pelaku berkata kembali kepada korban sambil memegang tangan korban, "cantik gelangmu, dimana kau beli? dan dijawab korban, 'Di pekan'. Kemudian pelaku bertanya kembali kepada korban dengan kalimat, 'Berapa harganya?, karena uwak mau beli juga untuk anak uwak' dijawab oleh korban, Lima ribu," beber Yuliardi kembali berdasarkan pengakuan pelaku dan pelapor. 


Setelah korban menjawab semua pertanyaan pelaku, tiba-tiba pelaku langsung meraba/ memegang kemaluan korban sebanyak dua kali, yang saat itu dilihat dan disaksikan oleh adik kandung korban. Setelah pelaku memegang/meraba kemaluan korban, selanjutnya pelaku langsung pergi meninggalkan korban yang kemudian Korban bersama adik kandungnya tersebut langsung pulang kerumahnya. 


"Sesampainya korban dirumahnya, adik korban menceritakan kejadian tersebut kepada ibu korban bahwa kemaluan korban telah diraba/dipegang oleh pelaku SD alias Aw," sebut Yuliardi. 


Selanjutnya keesokan harinya, ujar Yuliardi lagi, yaitu pada hari Senin tanggal 04 September 2018 sekira jam 09.00 Wib, pelapor (ibu korban, red), menanyakan kepada korban tentang kebenaran cerita yang disampaikan oleh adik korban (Ari) tersebut, yang saat itu korban menjelaskan kepada pelapor (ibu korban) bahwa memang benar pelaku SD alias Aw telah memegang/meraba kemaluan Korban sebanyak 2 kali. Mendengar cerita tersebut, pelapor langsung membawa korban ke Polsek Panipahan untuk melaporkan hal tersebut.


Kronologi Penangkapan


Setelah menerima tentang laporan pengaduan serta melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, sehubungan dalam perkara tindak pidana perbuatan cabul tersebut, kemudian pada hari kamis tanggal 13 September 2018 sekira pukul 15:00 wib, Polsek Panipahan memperoleh informasi keberadaan pelaku SD alias Aw sedang tidur siang dirumahnya. 


Selanjutnya Kanit Reskrim Polsek Panipahan, Ipda S Suwandi dan dua orang anggota Polsek Panipahan melakukan penangkapan terhadap pelaku yang berinisial SD alias Aw dirumahnya, dimana saat itu petugas yang melakukan penangkapan menanyakan kepada pelaku tentang perbuatan yang telah dilakukan pelaku terhadap korban. 


"Saat itu pelaku mengakuinya, dan setelah mendengar pengakuan dari pelaku, selanjutnya petugas langsung membawa SD alias Aw beserta barang bukti berupa 1 helai baju dres terusan tanpa merk berwarna crame bercorak bergaris hitam, 1 helai celana dalam anak-anak berwarna cream berlis warna ungu dan hasil Ver ke Polsek Panipahan guna proses pengusutan perkaranya lebih lanjut," demikian ungkap Paur Humas Polres Rohil Iptu Yuliardi. (bim). 


BERITA LAINNYA
Cemburu Buta, Farid Curiga Kekasihnya Layani Pria Lain
Minggu, 23 September 2018 | 10:38:07
Miris, Dede Idol Mencuri untuk Biayai Anak di Pesantren
Kamis, 20 September 2018 | 11:11:35
BERIKAN KOMENTAR