• Home
  • Kampar
  • Bupati kampar H.Aziz Zaenal : Penyelenggara Negara Diminta Transparan Menyampaikan Harta Kekayaan
Selasa, 27 Februari 2018 | 17:11:20

Bupati kampar H.Aziz Zaenal : Penyelenggara Negara Diminta Transparan Menyampaikan Harta Kekayaan

KAMPAR.Dalam rangka kepatuhan pada aturan dan kesadaran moral sebagai pemimpin serta mempunyai tanggung jawab pelaporan harta kekayaan dengan sejujurnya, tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Kemudian agar dapat mewujudkan penyelenggara Negara yang bersih dan sebagai instrumen  transparansi  dan manajemen SDM pada awal menjabat, sebagai alat pengawasan selama menjabat serta akuntabilitas saat akhir menjabat.

Karenanya digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk menguji integritas para pejabat sekaligus sebagai sarana kontrol sehingga melalui Bimtek ini diharapkan pejabat dapat memiliki kepatuhan pada aturan dan kesadaran  moral sebagai pemimpin.

Hal itu disampaikan Bupati Kampar H.Azis Zaenal,SH ketika acara Bimbingan Teknis pengisian e-Filling pada aflikasi Elektronik - Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (e-LHKPN) Bagi wajib lapor LHKPN yang digelar KPK RI di aula Rumah Dinas Bupati Kampar, Selasa (27/02/2018).

Ikut hadir pada acara Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Forkopimda, Direktorat Pendaftaran dan pemeriksaan LHKPN KPK RI, Sekdakab Kampar, Staf Ahli, Kepala OPD, Sekretaris OPD, Kuasa Pengguna Anggaran, para Kepala Bagian Setda Kampar,  seluruh Camat dan seluruh administrasi tiap Instansi Kabupaten Kampar.

Selain itu kata Bupati,  agar mempunyai tanggung jawab pelaporan harta kekayaan dengan sejujurnya, tepat waktu dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dan melalui e-LHKPN merupakan salah satu cara pencegahan korupsi yang saat ini sedang kita laksanakan.

Untuk itu Bupati meminta agar menyimak dan mendengar dengan seksama apa yang disampaikan oleh nara sumber dari KPK RI dalam rangka kepatuhan kita selaku aparatur Negara terhadap pelaporan harta kekayaan selaku pejabat dan penyelenggara Negara.

Kemudian Bupati mengajak, mari kita laporkan berapa harta kekayaan kita dan ini berlaku untuk semua pejabat mulai Bupati, Wakil Bupati dan jajaran pimpinan OPD dengan transparan kepada KPK secara elektronik dan mudah-mudahan dengan penyampaian harta kekayaan ini, mereka (KPK) terus mengawasi kita, yaitu seperti apa kita menjalankan dan mengelola Pemerintahan. 

Mudah-mudahan di Kabupaten Kampar semua pajabat akan patuh, ungkap Bupati sambil mengucap kalimah " Sami'na wa ato'na" yaitu "Kami dengar dan kami laksanakan dengan baik"  dan mudah-mudahan dengan cara ini akan memudahkan dalam memberantas masalah korupsi di Indonesia khususnya di Kabupaten Kampar. 

Disampaikan Kepala Inspektur Kabupaten Kampar Muhammad, tujuan Bimtek agar para penyelenggara negara memberikan gambaran pelaksanaan, pengetahuan dan pemahaman kepada penyelenggara Negara terkait informasi dan regulasi terbaru pada pelaporan LHKPN berbasisi elektronik.

Meningkatkan kepatuhan pelaporan LHKPN bagi penyelenggara Negara di lingkungan Pemda Kampar yang saat ini belum maksimal dan merupakan kewajiban setiap penyelenggara sesuai UU No.28 tahin 1999 tentang penyelenggara Negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme serta terbentuknya unit pengelola e-LHKPN yang melakukan pendaftaran data penyelenggara Negara yang harus melaplorkan LHKPN serta memonitoringtingkat kepatuhan PN baik dalam pelaporan maupun pengumuman LHKPN di Instansi masing-masing,jelas Muhammad.

Pemateri atau nara sumber Bimtek disampaikan langsung oleh KPK RI melalui Deputi pencegahan, Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara NegaraJeji Azizi, Spesialis MudaBeny Setiyanto dan Bidang DataEntryPendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN Abrory Nasrullah.(Hms/am).


BERITA LAINNYA
DPRD Kota Semarang Kunker Ke Kampar
Senin, 21 Mei 2018 | 19:17:55
BERIKAN KOMENTAR