Kamis, 4 Oktober 2018 | 21:12:50

Bunuh Istrinya Sebab Tak Terima Sering Diusir, Rekayasa Kematian Terbongkar

PEKANBARU-Tak terima atas perlakuan istrinya yang dinilai sudah tak menghormatinya sebagai suami, Sopan Sofiyan (23) nekat menghabisi nyawa sang istri yang usianya lebih tua tiga tahun darinya. Sopan mengaku, dirinya sering dimaki bahkan diusir dari rumahnya Niah, sang istri. 

Karena sudah tak sanggup menahan amarah, Sofiyan nekad menghabisi nyawa istrinya di rumahnya Jalan Pinang Merah, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Riau.

Sofiyan memang tidak terang-terangan membunuh istrinya, namun merekayasa kejadian dengan berpura-pura terjadi perampokan di rumahnya. Senin (1/10/2018) dini hari, dirinya mendatangi kamar istrinya dengan membawa bantal. Kemudian dirinya membekap wajah istrinya dengan batal sampai kehabisan nafas dan meninggal. 

Untuk memastikan istrinya meninggal, pria itu kemudian mencekik lehir korban. Setelah itu, dia membuat skenario seolah-olah Nia menjadi korban perampokan. Seluruh perhiasan emasnya dilucuti, termasuk dua telepon genggamnya. Tak sampai disitu, Sofiyan juga merusak ensel jendela. 

Ini menimbulkan kesan seakan-akan maling tersebut masuk lewat jendela. Selain itu, Sofian juga membenturkan keningnya ke tembok. Ini dilakukan untuk menciptakan kesan dirinya dipukul rampok. 

Bahkan, dirinya juga mengikat kaki dan melakban mulutnya sendiri. Namun, Sofiyan ternyata bukan pelakon ulung. Kebohonganya berhasil dibongkar kepoisian dengan mudah. Polisi sejak awal sudah curiga semua rekayasa. Karena kematian Nia tak seperti korban perampok. 

Cara mengikat Sofiyan juga mencurigakan. Sebab yang diikat hanya kakinya, sementara tanganya tidak. Demikian diungkapkan Kapolres AKBP Restika PN kepada wartawan, kemarin. Selain menangkap Sofiyan, polisi menyita sejumlah barang bukti tindak kejahatan. Seperti bantal yang digunakan membekap wajah korban sampai meninggal. 

Atas perbuatan jahatnya, membunuh istrinya secara terencana, Sofiyan kini mendekam di tahanan Polres Dumai. Ia dijerat Pasal 340 KUH dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. 


Sumber:fokusriau.com



BERITA LAINNYA
Tiga Tersangka Korupsi Drainase Masih Bekerja
Jumat, 12 Oktober 2018 | 13:48:10
Bapak dan anak sama sama kompak maling motor
Rabu, 10 Oktober 2018 | 09:26:19
BERIKAN KOMENTAR