• Home
  • Mancanegara
  • Sempat Dibilang Mandul, Suami Perbolehkan Istri Tidur dengan Bosnya, tapi Saat DNA Sang Bayi Dicek
Minggu, 10 Desember 2017 | 13:40:34

Sempat Dibilang Mandul, Suami Perbolehkan Istri Tidur dengan Bosnya, tapi Saat DNA Sang Bayi Dicek

Ilustrasi

Pesisirnews.com - Jui, seorang wanita yang tinggal di pingiran Tiongkok memiliki harapan untuk mempunyai seorang anak.

Ia menikah di usia 20 tahun dengan Ase, pemuda desa yang terkenal rajin bekerja dan sangat baik.

Dilansir dari eberita.org, Jui sudah 8 tahun menikah namun harapan memiliki buah hati belum terwujud.

Suatu hari, pukul 01.00 dini hari Jui terbangun dari tidur dan melihat suaminya menangis.

Keesokan harinya, Ase mengajak suaminya ke dokter untuk meminta solusi agar mendapatkan keturunan.

Saat hasil keluar, Ase langsung murung karena ia baru sadar jika dirinya mandul.

Seminggu setelah pergi ke dokter, Ase akhirnya memberanikan diri menawarkan solusi yakni sebuah perselingkuhan.

Berdebat panas dengan solusi itu, akhirnya Jui mengalah dan bisa menerima asal pria itu suaminya sendiri yang mencarikan.

Tiga hari kemudian, Ase mengatakan sudah mendapatkan pria yang tepat. Pria itu adalah bos di perusahaannya.

Setelah melakukan perbicangan panjang bertiga akhirnya kesepakatan diambil.

Hingga akhirnya istrinya melakukan hubungan intim dengan bos Ase. Kehamilan Jui pun membuat Ase senang sekaligus sedih.

Bayi perempuan pun lahir dari perut Jui. Pasca melahirkan, bayi dinyatakan sakit dan memerlukan transfusi darah.

Saat dicek golongan darah bayi B sama seperti Ase, dan Jui berdarah O sama dengan bosnya.

Dengan banyak pertanyaan, bayi mungil itu kemudian dicek DNA agar tahu siapa ayahnya.

Mata Ase langsung melotot lantaran sang bayi merupakan anak biologisnya. Ternyata dirinya terbukti tidak mandul.

Ia sangat senang dengan kabar ini sekaligus menyesal mengapa sampai ikhlas membiarkan bosnya menggauli istrinya.

Sumber Tribunnews.com 



BERITA LAINNYA
Trump Menolak Sebut Rusia sebagai Musuh
Rabu, 18 Juli 2018 | 22:28:50
BERIKAN KOMENTAR