• Home
  • Nasional
  • Sikap Rocky Gerung saat Budiman Sudjatmiko Beragumen, Pura-pura Tak Mendengar hingga Makan Roti
Rabu, 7 November 2018 | 10:23:25

Sikap Rocky Gerung saat Budiman Sudjatmiko Beragumen, Pura-pura Tak Mendengar hingga Makan Roti

Tribunwow.com

Pesisirnews.com - Politisi PDIP, Budiman Sudjatmiko mendapatkan sesi untuk beragumen dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One, Selasa (6/11/2018) malam.

Ketika sesi berbicara Budiman, kamera sering mengkolase gambar Budiman dengan pengamat politik Rocky Gerung.

Sehingga sikap Rocky Gerung dalam menanggapi argumen dari Budiman Sudjatmiko beberapa kali tertangkap kamera.

Seperti saat Budiman mengatakan soal survei Cambridge Analytica 2016 pada sifat-sifat orang Indonesia.

"44 persen orang Indonesia itu di klaster 2 itu rasa amarahnya tinggi, rasa ingin keingintahuannya rendah, kerentanan sosialnya tinggi, keinginan cepat melihat hasil itu tinggi, punya rasa benci, jijik, dan berbeda dari dirinya itu sekitar 4 persen," ujar Budiman.

"30 persen adalah orang-orang yang cukup progresif, moderat,"

"Selebihnya adalah kelompok minoritas yang takut kelompok mayoritas berkuasa lewat mayoritas yang lewat calon tertentu,"

"Nah peta seperti ini adalah secara kuantitatif bisa tergelar di meja juru kampanye atau calon presiden yang menjadi klainnya untuk kemudian pada provinsi ini saya akan keluarkan diksi seperti ini,"

"Pada hari yang lain, tanpa konsistensi dengan sebelumnya, pada audiens seperti ini saya akan mengeluarkan diksi seperti ini, semuanya sangat matematis, sangat algoritma," ujar Budiman.

Ketika Budiman mengatakan hal tersebut, terlihat Rocky Gerung menghembuskan nafas melalui mulutnya.

"Zhhuuusss," bunyi nafas Rocky yang tertangkap kamera.

Budiman Sudjatmiko Dan Rocky Gerung
Budiman Sudjatmiko Dan Rocky Gerung (Capture Youtube)

Namun, Budiman kembali melanjutkan sesinya beragumen dan tidak menggubris suara Rocky yang terdengar.

"Ini bukan fenomena dalam negeri, ini sejak 2016, ini juga terjadi di Malaysia hanya sejak kalah skenario itu."

"Kalau Rocky mengatakan menghadapi kekusutan ini kita harus mengahadapi orator-orator yang dipuja oleh Mustofa (Narahwadana) sebagai suatu untuk menjernihkan untuk menjernihkan politik kita, saya cuma butuh komedian," ujar Budiman.

Belum selesai Budiman melanjutkan perkataannya, terlihat dalam tayangan yang diupload melalui YouTube tersebut Rocky memberikan sikap seolah tidak mendengar.

Budiman Sudjatmiko Dan Rocky Gerung
Budiman Sudjatmiko Dan Rocky Gerung (Capture YouTube)

Rocky tampak menempatkan telapak tangannya di belakang telinga dengan ekspresi seperti tidak mendengar bahwa namanya disebut oleh Budiman Sudjatmiko. Budiman lalu melanjutkan perkataannya.

"Saya butuh tukang satir untuk merecehkan sebuah bentuk penghinaan yang memang dibuat, dilancarkan sebagai," kata Politisi PDIP tersebut.

Ketika Budiman mengatakan kalimat demikian, Rocky kembali tertangkap memakan roti yang ada di depannya.

Roti yang berukuran separuh itu dimakan Rocky sambil melihat ke arah Budiman yang berada di sisi kanan tempat duduknya.

Budiman Sudjatmiko DAN Rocky Gerung
Budiman Sudjatmiko DAN Rocky Gerung (Capture YouTube)

"Sebuah orkestra, sebagai irama yang dimainkan setiap waktu setiap provinsi dengan mengetahui peta psikologis audiens dengan siapa yang diajak bicara," lanjut Budiman.

Sebelumnya, ketika sesi bicara Rocky Gerung, Budiman Sudjatmiko dan pengamat politik Burhanuddin Muhtadi juga terlihat meninggalkan meja diskusi.

Mulanya, Ricky Gerung mengatakan bahwa pembahasan soal politik di ILC harus ditingkatkan kualitasnya, termasuk dari narasumber yang beragumen.

Argumen Rocky saat itu mengenai tema yang dibahas pada program ILC yakni 'Tampang Boyolali Vs Sontoloyo'.

"Teman-teman saya kira pembahasan seperti ini harus ditingkatkan kualitasnya, ada isu yang dangkal tapi kita bahas dengan mengaktifkan imajinasi dalam tingkat abstraksi," ujar Rocky.

Belum selesai Rocky berujar, terlihat Budiman Sudjatmiko yang tertangkap kamera meninggalkan tempat duduknya yang berada di panggung utama.

Budiman Sudjatmiko saat meninggalkan meja diskusi
Budiman Sudjatmiko saat meninggalkan meja diskusi (Capture Youtube)

Tak lama kemudian, kamera mengarah pada semua narasumber di panggung utama diskusi.

Terlihat Burhanuddin Muhtadi berbicara dengan orang yang tidak ikut tersorot kamera.

Setelahnya ia juga mengikuti Budiman meninggalkan panggung diskusinya.

Antoni Raja Juli, Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sempat berbicara dengan Burhanuddin sebelum Direktur Indikator tersebut meninggalkan meja diskusi.

Pada tayangan YouTube yang diunggah ILC, hal tersebut terlihat di menit ke 16.30.

Burhanuddin Muhtadi menyusul Budiman Sudjatmiko meninggalkan meja diskusi
Burhanuddin Muhtadi menyusul Budiman Sudjatmiko meninggalkan meja diskusi (Capture Youtube)

Sementara Budiman dan Burhanuddin tidak ada di tempat, Rocky Gerung tetap melanjutkan sesi bicara dirinya.

"Memang benar bahwa karena mulut badan binasa itu, tapi juga benar mengatakan bahwa kendati butut tetapi tetap ingin kuasa itu."

"Nah kayak begini itu dalam upaya sebenarnya ILC dapat award terus tapi publik kita cara dia mengakses politik masih di dalam tarif yang konkrit kebendaan itu, nah tugas kita yang berupaya membuka opini publik adalah menaikkan tingkat abstraksi, jadi tidak perlu takut kehilangan popularitas, jadi dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa." ujar Rocky Gerung. 

Setelah Rocky beragumen, terlihat Budiman sudah kembali ke meja dan tersorot kamera pada menit ke 19.

Belum diketahui apa alasan Budiman dan Burhanuddin meninggalkan meja diskusi saat Rocky Gerung mengungkapkan argumennya. 


Sumber TribunWow.com



BERITA LAINNYA
Gus A am: Musuh Sejati Jokowi Adalah Kepalsuan
Minggu, 18 November 2018 | 11:22:46
Kang Emil Ajak Ayu Ting Ting Perangi Stunting
Selasa, 13 November 2018 | 10:52:11
BERIKAN KOMENTAR