• Home
  • Opini
  • Ucu Irul: Lahirnya Pemimpin Berkualitas, Membutuhkan Partisipasi Pemilih Politik Masyarakat Yang Cerdas
Senin, 28 Mei 2018 | 15:17:55

Ucu Irul: Lahirnya Pemimpin Berkualitas, Membutuhkan Partisipasi Pemilih Politik Masyarakat Yang Cerdas

Pesisirnews.com-Memasuki tahun politik 2018 memang sangat dibutuhkan peran aktif bagi masyarakat untuk melakukan Partisipasi politik karena partisipasi poltik merupakan aspek penting dalam sebuah tatanan negara demokrasi, Sekaligus merupakan ciri khas adanya modernisasi politik.

Namun Demokrasi disini mempunyai sedikit kelemahan bagi Warga negara yang hanya terdiri dari masyarakat sederhana cenderung kurang diperhitungkan dalam proses-proses politik, Misalnya Dalam suatu Pemilu partisipasi politik berpengaruh terhadap legitimasi masyarakat kepada pasangan calon yang terpilih, itu mengapa? dikarenakan Setiap masyarakat memiliki preferensi dan kepentingan masing-masing untuk menentukan pilihan mereka dalam pemilu.

ad ad ad
Berbicara soal politik Secara umum dalam masyarakat tradisional yang sifat kepemimpinan politiknya lebih ditentukan oleh segolongan elit penguasa, dalam hal ini membutuhkan keterlibatan warga negara untuk ikut serta memengaruhi pengambilan keputusan, dan memengaruhi kehidupan bangsa relatif sangat kecil.

Salah satu di antara elemen dan indikator bisa diukur  dari hal yang paling mendasar dari keberhasilan dan kualitas pelaksanaan penyelenggaraan pemilu yang demokratis adalah adanya keterlibatan masyarakat secara aktif dalam proses berjalannya tahapan-tahapan pemilu, khususnya dalam hal pengawasan atau pemantauan proses pemilu.


 
Bisa dikatakan bahwa masa depan pejabat publik yang terpilih dalam suatu Pemilu tergantung pada preferensi masyarakat sebagai pemilih. Tidak hanya itu, partisipasi politik masyarakat dalam Pemilu dapat dipandang sebagai kontrol masyarakat terhadap suatu pemerintahan. Kontrol yang diberikan beragam tergantung dengan tingkat partisipasi politik masing-masing. Selain sebagai inti dari demokrasi, partisipasi politik juga berkaitan erat dengan pemenuhan hak-hak politik warga negara.

Peran dan partisipasi masyarakat sipil dalam mengawasi atau memantau jalannya proses kontestasi demokrasi merupakan hal yang sangat penting. Partisipasi bertujuan mendorong aktif kegiatan demokrasi untuk semua proses kepemiluan. Kepentingan fokus partisipasi menjadi indikator peningkatan kualitas demokrasi dan kehidupan politik bangsa.


 
Secara prinsipil, demokrasi merupakan partisipasi seluruh rakyat dalam mengambil keputusan-keputusan politik dan menjalankan pemerintahan. Keputusan politik yang dimaksud adalah kesepakatan yang ditetapkan menjadi sebuah aturan yang akan mengatur kehidupan seluruh rakyat itu sendiri.

Keterlibatan atau partisipasi rakyat adalah hal yang sangat mendasar dalam demokrasi, karena demokrasi tidak hanya berkaitan dengan tujuan sebuah ketetapan yang dihasilkan oleh suatu pemerintahan, tetapi juga berkaitan dengan seluruh proses dalam membuat ketetapan itu sendiri.

Demokrasi memberikan peluang yang luas kepada rakyat untuk berpartisipasi secara efektif dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut kebijakan publik serta persamaan bagi seluruh warga negara dewasa untuk ikut menentukan agenda dan melakukan kontrol terhadap pelaksanaan agenda yang telah diputuskan secara bersama. Dalam konteks konstestasi demokrasi, partisipasi politik masyarakat dalam pemantauan atau pengawasan pilkada dapat terwujud.


 
Negara Indonesia Pada tahun 2018  ini sebanyak 171 daerah akan mengelar pesta demokrasi (pilkada) Termasuk di ,kabupaten Indragiri hilir provinsi riau, yang juga akan menyelengarakan pemilihan umum bupati dan wakil bupati periode 2018-2024.

Tepat pada bulan juni 2018 masyarakat indragiri hilir akan melakukan pemilihan umum secara demokrasi dan menetukan hak pilih mereka untuk mendapatkan sosok pemimpin Bupati – wakil bupati yang bisa mensejahterakan bagi mereka selama lima tahun kedepan, pada saat ini berdasarkan yang ditentukan oleh KPUD Kab Inhil sebanyak tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati ikut untuk merebut hati masyarakat baik secara simpati ataupun empati agar terpilih menjadi pemimpin di kab inhil.

Disini saya menyampaikan dengan versi saya supaya terciptanya pemimpin yang berkualitas pasti didasari dengan pemilih yang cerdas serta partisipasi pemilih politik masayarakat yang kuat, termasuk apa maksud tulisan saya di atas kita butuhnya peran yang aktif partisipasi politik masyarakat untuk  menetukan hak pilihnya, agar bisa memimpin kabupaten indragiri hilir yang kita ketahui bersama wliyah yang begitu luas dengan jumlah 20 kecamatan dan 237 desa serta keluarahan.

Melihat perkembangan politik melalui kampanye dan isu-isu politik  yang dilakukan baik dari tim paslon masing – masing ataupun terlahirnya dengan sendiri dengan sosok figur dari calon tersebut, tentu hal ini ditujukan dengan satu tujuan yaitu masyarakat, berbagai strategi politik juga di mainkan agar tujuan dari sekolompok golongan poslon mendapatkan apa yang mereka inginkan (untuk menjadi orang nomor satu di kabupaten inhil).

Nah kita sebagai masyarakat harus jeli memilih dan memilah dari yang baik pasti ada yang terbaik untuk memimpin kita selama lima tahun yang akan mendatang, saya melihat di antara tiga paslon  yang ada saat ini, dari visi misi yang saya baca terlihat ada program-program yang dibuat hanya bersipat nilai jual suatu prodak tapi tidak memperlihat atau menjaminkan kualitas dari isi prodak program itu sendiri, dan kita harus bisa membandingkan dari anggaran yang tersedia dari isi program yang disampaikan relepan atau sesuai dan masuk akal, itu wajib kita ketahui, saya menilai tujuan dari program-program seperti ini dibuat hanya untuk mengkelabui para pemilih yang cenderung memandang secara kasat mata dengan nilai yang tinggi tapi tidak mengerti dari aturan yang akan di terapkan untuk mendapatkannya.


 
Untuk membaca dan mengetahui mutu dan kualitas dari isi program-program yang ditawarkan oleh paslon sangat membutuh partisipasi pemilih politik masyarakat yang sedikit tinggi karena tanpa partispasi politik masyarakat yang tinggi maka saya pastikan sulit untuk menetukan kualitas dan mutu dan isi program yang sampaikan oleh masing paslon, namun sampai detik ini khususnya kita sebagai masyarakat indragiri hilir menginggat pemilihan bupati dan wakil bupati tanggal 27 Juni 2018 mendatang sekali lagi kita masih mempunyai waktu untuk mempelajari apa saja maksud dan tujuan dari isi program yang telah berkembang di masyarakat saat ini.

Penulis: Khairul


BERITA LAINNYA
Tanda tanda stres mulai dari kepala
Minggu, 6 Agustus 2017 | 00:34:19
ini alasan nya mengapa anda suka di gigit nyamuk
Kamis, 20 Juli 2017 | 19:46:22
Petani selalu di pandang sebelah mata..???
Jumat, 7 Juli 2017 | 10:28:18
Pengaruh Demografi pada Pilkada
Jumat, 26 Mei 2017 | 06:23:31
Petaka BPSK di Riau, Sayonara Perlindungan Konsumen
Kamis, 27 April 2017 | 05:43:23
Tindak Tegas Pelaku Mega Korupsi e-KTP!
Minggu, 26 Maret 2017 | 08:27:51
BERIKAN KOMENTAR