• Home
  • Peristiwa
  • Astaga... Diduga Korban Perampokan, Pria Ini Mengaku dibuang Ke Kaplingan Kebun Sawit, Begini Kondisinya....
Jumat, 10 November 2017 | 20:18:33

Astaga... Diduga Korban Perampokan, Pria Ini Mengaku dibuang Ke Kaplingan Kebun Sawit, Begini Kondisinya....

Diduga korban perampokan saat baru ditemukan warga sekitar Paket K di Kaplingan kebun sawit.
Rohil,Pesisirnews.com - Seorang pria, yang mengaku bernama Junaidi (31) dan warga Sei Bejangkar, Batu Bara, Sumatera Utara (Sumut) ditemukan warga saat hendak menunas pelapah sawit di Kaplingan kebun Sawit, Paket K, Kepenghuluan Salak, Bagan Sinembah Raya (Basira), Rokan Hilir (Rohil), Jumat (10/11) pagi tadi. 

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun di lokasi menyebutkan bahwa selain itu pada saat korban di temukan warga srkitar, korban hanya tampak hanya mengenakan pakaian dalam dan kaos lengan panjang. 

Dihadapan petugas dan awak media ia mekangaku bernama junaidi (31) yang merupakan supir (korban red) yang mengaku warga Sei Bejangkar Batu Bara

Korban menceritakan peristiwa yg dialaminya itu bermula pada hari kamis (19/11) malam kemarin dirinya berangkat dengan membawa muatan batu kerikil dari rantau kasai menuju Bagan Siapiapi, Kecamatan Bangko.

Kemudian dalam perjalanan di daerah jalan lintas Tanjung Medan, Kecamatan Pujud tepatnya lewat PKS HKBS akepenghuluan kasang bangsawan, korban dihadang oleh 4 orang tak dikenal. 

Saat itu, keempat orang tersebut menggunakan satu unit mobil truck Colt Diesel dengan bak tertutup. Awalnya, korban berfikir bahwa truck yang ditumpangi oleh keempat orang tersebut sedang rusak dan membutuhkan bantuan, tanpa rasa curiga sedikit pun, lalu korban menghentikan truck yang dikemudikannya tersebut. 

Sesaat kemudian, serta merta pelaku naik ke dalam truck dan langsung menyiramkan bensin ke tubuh korban yang mana saat itu, salah satu pelaku mengancam akan membakar korban dan truck yang ia kemudikan jika tidak berhenti maupun melakukan perlawanan. 

Namun tak sampai disitu, pelaku lainnya juga mengancam dengan sebilah pisau ke arah korban agar ia tidak melawan.

Setelah dipindahkan, korban yang diapit oleh tiga pelaku langsung mengikat tangan dan kakinya yang masih dalam ancaman senjata tajam (jenis pisau, red) serta pelaku juga menutup mulut korban menggunakan lakban.

Lalu korban juga langsung ditidurkan di bawah jok mobil tersebut yang mana pada saat bersamaan salah satu pelaku juga langsung membawa kabur mobil yg dikemudikannya.

Setelah menempuh perjalanan yg cukup melelahkan menurut korban (Junaidi), akhirnya sekitar pukul 07.00 wib kemarin, kawanan perampok itupun menghentikan laju truck yg selanjutnya korban dibuang oleh kawanan perampok dengan kondisi terikat. sepeninggal kawanan perampok tersebut, tepatnya sekitar pukul 09.00 wib,korban ditemukan warga yaitu Syamsul saat hendak bekerja menunas pelapah sawit di kebun sawit tersebut, karena mendengar korban meronta dan mengerang. 

Warga yg menemukan korban itupun lalu memberitahukan kepada warga lainnya dan juga berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Salak yaitu Aiptu Edi Purnomo yg tidak beselang waktu lama langsung tiba di lokasi penemuan korban tersebut dan bersama warga membawa korban ke Pos Bhabinkamtibmas Salak. 

Dan untuk pengusutan lebih lanjut lagi, akhirnya korban juga langsung dibawa ke Mapolsek Bagan Sinembah yang selanjutnya dibawa ke Puskesmas Bagan Batu untuk mendapatkan perawatan dari medis karena korban saat ditemukan mengalami luka memar yang diduga dilakukan kawanan perampok. 

"Akibat dari kejadian itu, saya mengalami kerugian yaitu satu unit mobil dump truck yg saya bawa. padahal mobil dump truck itu baru dibeli toke sekitar empat bulan lalu," ungkap korban kemarin. 

Dirinya juga mengaku bahwa ia tidak mengenal para pelaku, namun merasa tanda dengan mobil yang digunakan oleh kawanan perampok tersebut. 

"Kalau mobil yang dipakai pelaku itu beberapa hari ini sering parkir di daerah Manggala, yang jelas kalau jumpa lagi saya pasti ingat," ujarnya kembali.

Sementara, Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol Eka Ariandy Putra SH SIK, melalui Kanit Reskrim, Iptu Amru Abdullah SIK membenarkan peristiwa tersebut. "Iya benar, dan sekarang kita juga sudah berkoordinasi dengan Polsek Pujud, karena lokasi kejadian itu ada di wilayah hukum Polsek Pujud dan kini korban sudah kita serahkan kepada Polsek Pujud guna dilakukannya proses lebih lanjut lagi," demikian Iptu Amru Abdullah SIK.(dan/bim).


BERITA LAINNYA
Dor! Mahasiswi Ditembak Seorang Pria di Depan Ibunya
Sabtu, 11 November 2017 | 11:22:56
Bocah belum genap usia 2th tewas dalam sumur
Rabu, 8 November 2017 | 19:57:02
BERIKAN KOMENTAR