• Home
  • Peristiwa
  • Bejat seorang Ayah, Cabuli Anaknya Hingga Ratusan Kali di Maros
Senin, 20 November 2017 | 23:33:53

Bejat seorang Ayah, Cabuli Anaknya Hingga Ratusan Kali di Maros

PPA Polres Maros melakukan olah TKP untuk mengetahui proses pencabulan yang dilakuka seorang warga Batangase, Dg Naba ke putri kandungnya MG.

pesisirnews.com,MAROS - Kelakuan bejat seorang warga Maros, Dg Naba (73) yang telah mencabuli putrinya ratusan kali, MG (30) sejak tahun 1995 berawal saat dipergoki istrinya, PJ (70).

Pekan lalu, korban didampingi PJ melapor ke Polres setelah dicabuli ayah kandungnya, akhir tahun lalu. Korban baru sempat setelah sakit beberapa bulan terakhir.

Polisi yang dipimpin Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Maros, Iptu Kasmawati sudah datang ke lokasi pencabulan dan melakukan olah TKP, Senin (20/11/2017).

Meski dicabuli puluhan tahun, namun korban tidak hamil.

Kasma menjelaskan kronologi pengungkapan kasus tersebut. Pekan lalu, ibu korban PJ pulang dari dari kebun dan langsung masuk ke rumah lewat pintu belakang.

"Saat pulang dari kebun, PJ ini langsung masuk ke rumah lewat pintu belakang. Dia langsung histeris saat memergoki suaminya cabuli anaknya," kata Kasma.

Pelaku menjalankan aksinya di depan televisi ruang keluarga. Saat itu, korban baring menghadap ke selatan dan pelaku ke utara.

Saat dipergoki, korban langsung menutup kemaluan putrinya dengan menggunakan baju daster. Sementara kemaluan pelaku kembali dimasukkan ke dalam celana.

"Saat dipergoki, pelaku terburu-buru menutup sekitar kemaluan putrinya lalu berdiri. Sementara korban masih baring. Ibu korban kemudian histeris," katanya.

Hal tersebut membuat pelaku naik pitam dan menampar PJ. Setelah itu pelaku meninggalkan rumahnya. Korban dan PJ juga memilih untuk bermalam di rumah tetangganya, RS selama tiga hari.

"Setelah mendapati suaminya, PJ dan korban melapor ke Polres. Setelah itu kami ke lokasi dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku kami sel di Mapolres Maros," katanya.

Korban baru kembali ke rumahnya setelah pelaku ditahan. Alasannya, dia takut dicabuli lalu dibunuh oleh pelaku. Pasalnya, setiap kali berhubungan, korban selalu diancam akan dibunuh.

Saat ini, anak ketiga dari empat bersaudara ini mengalami gangguan mental dan akan dirawat oleh Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan Pemkab Maros.

Pelaku dijerat Undang-undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman minimal 15 tahun penjara.

tribunmaros.com



BERITA LAINNYA
Sang Ibu Histeris Ketika Lihat Anak Mengapung di Sungai
Senin, 11 Desember 2017 | 19:49:23
Pria ini sudah 20 tahun tinggal dengan buaya
Senin, 11 Desember 2017 | 10:11:47
BERIKAN KOMENTAR