• Home
  • Peristiwa
  • Tak kantongi izin, pemilihan duta HIV/AIDS waria dibubarkan polisi
Selasa, 5 Desember 2017 | 08:09:32

Tak kantongi izin, pemilihan duta HIV/AIDS waria dibubarkan polisi

Ilustrasi/Merdeka.com
Makassar, Pesisirnews.com - Jajaran Polsek Ujung Pandang dipimpin langsung Kapolseknya, Kompol Wahyu Basuki membubarkan kegiatan malam Grand Final Duta HIV/AIDS dan Narkoba yang dihelat oleh komunitas Waria di Hotel Singgasana, Makassar, Senin (4/12) malam. Penyebabnya, panitia ternyata tak mengantongi izin kegiatan.

Wahyu menjelaskan, laporan yang masuk ke pihaknya bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung pukul 19.00 Wita namun sudah dibubarkan sebelum kegiatan itu benar-benar berlangsung. Para waria yang mendatangi ball room hotel langsung diminta meninggalkan tempat setelah diberikan pemahaman. Ada pula yang langsung meninggalkan hotel setelah melihat tidak ada kegiatan.

"Kegiatan rencananya pukul 19.00 wita tadi namun sejak pagi kita sudah berjaga-jaga di hotel. Kita sudah sampaikan ke pihak hotel mengenai hal ini, jangan sampai terjadi gesekan maka pihak hotel sendiri yang akan merugi. Ball roomnya sudah dibooking oleh panitia tapi kita minta ke pihak hotel agar segera menutup dan menguncinya jangan sampai digunakan. Satu persatu tamu-tamu yang akan hadir di kegiatan tersebut kita minta segera pulang. Karena rencananya kegiatan ini tingkat Sulsel maka tamu-tamunya banyak yang datang dari luar Kota Makassar," kata Wahyu, seperti dilansir dari Merdeka.com, Selasa (5/12).

Pembubaran kegiatan yang dihelat komunitas waria ini, kata Wahyu, untuk menghindari terjadinya gesekan. Karena diketahui bahwa masyarakat Sulsel pada umumnya belum banyak menerima keberadaan komunitas ini maka pihak kepolisian juga tidak menerbitkan surat izin kegiatan. Jadi semata karena faktor keamanan.

"Tadi sempat berkomunikasi dengan pihak panitia, mereka protes kegiatannya dibubarkan padahal sudah masukkan permohonan izin. Kami sampaikan bahwa memang benar surat permohonannya sudah masuk ke Polrestabes Makassar tapi belum diterbitkan surat izinnya," kata Wahyu.

Sementara itu, Angel, wakil ketua Kerukunan Waria Makassar yang juga panitia kegiatan tersebut saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Namun dia menolak untuk memberikan keterangan lebih jauh.

"Iya tadi kegiatan tidak jadi dilaksanakan tapi maaf saya tidak punya kompetensi untuk memberikan keterangan. Nanti ketuaku yang langsung berikan rilis resmi," ujar Angel.

Sumber Merdeka.com 


BERITA LAINNYA
Sang Ibu Histeris Ketika Lihat Anak Mengapung di Sungai
Senin, 11 Desember 2017 | 19:49:23
Pria ini sudah 20 tahun tinggal dengan buaya
Senin, 11 Desember 2017 | 10:11:47
BERIKAN KOMENTAR