• Home
  • Peristiwa
  • Ayah yang Banting Bayinya Coba Tutupi Aksinya, Tapi Gagal
Selasa, 9 Januari 2018 | 22:41:03

Ayah yang Banting Bayinya Coba Tutupi Aksinya, Tapi Gagal

Rumah tempat pembunuhan terjadi (Foto: istimewa)
Surabaya - Dugaan pembunuhan yang dilakukan Panji terhadap bayinya yang berumur 16 bulan pertama kali diketahui kakak iparnya. Panji berusaha mencegah kakak iparnya memberitahu warga. Tapi usahanya tak berhasil.

"Sekitar pukul 18.30 WIB, kakak ipar pelaku datang menjenguk ke rumah. Waktu masuk, dia melihat korban sudah tertelungkup dan mengeluarkan darah di lantai di ruang tengah depan kamar," kata Wakil RT 05 RW 09 Kelurahan Ploso Timur Edi Suparto di Ploso Timur VI A, Selasa (9/1/2018).

Melihat kondisi korban, si kakak ipar berlari keluar rumah dan berteriak minta tolong ke warga. "Tapi dikejar oleh Panji. Melihat seperti itu, warga langsung meringkus dan mengamankan Panji meski sempat berontak," ungkap Edi.

Warga mengamankan Panji karena Panji sebelumnya sudah pernah melakukan penganiayaan ke istri dan anaknya. Warga curiga Panji hendak menganiaya kakak iparnya. Warga kemudian mengecek kebernaran kabar yang dikatakan kakak ipar Panji.


korban saat berada di RS Unair korban saat berada di RS Unair (Foto: istimewa)


Warga yang melihat bayi Gio dalam kondisi demikian segera membawanya ke Rumah Sakit Unair. Warga tak tahu apakah korban saat itu masih hidup atau sudah tidak bernyawa. Warga juga melaporkan kejadian itu ke polisi.

Petugas inafis atau identifikasi yang datang ke lokasi batal melakukan olah TKP disebabkan tidak ada warga yang bisa menjelaskan posisi korban saat ditemukan pertama kali.

"Petugas inafis Polrestabes Surabaya menunda olah TKP karena saksi (kakak ipar) saat kejadian sedang dimintai keterangan di polsek," ujar Kapolsek Tambaksari Kompol Prayitno.seperti yang di lansir detik.com.


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR