• Home
  • Peristiwa
  • VIDEO: Detik-detik Menegangkan Mobil Buron Narkoba Jadi Sasaran Massa Saat Mau Ditangkap Polisi
Jumat, 16 Februari 2018 | 20:47:31

VIDEO: Detik-detik Menegangkan Mobil Buron Narkoba Jadi Sasaran Massa Saat Mau Ditangkap Polisi

Pesisirnews.com - Sebuah mobil merek Toyota Vios L 1555 QO berwarna hitam dilaporkan menabrak sejumlah pengendara di Jalan Pahlawan pada Kamis (15/2/2018) sekitar pukul 12.10 WIB.

Sang sopir mobil pun kini diamankan Polrestabes Surabaya karena aksinya yang dinilai cukup brutal.

"Sopirnya mengambil haluan ke kanan, sempat menabrak pengendara lain, lalu melarikan diri menuju ke Jalan Semarang," ujar korban tabrakan bernama Ongky (41).

Ia menambahkan saat itu sopir telah dikejar sejumlah anggota kepolisian beserta warga dan pengendara yang geram.

Bahkan, dia menyebut polisi sempat melontarkan tembakan peringatan.

"Tadi sudah di tempat tiga kali di bagian roda belakang, tapi (mobil) masih tetap berjalan," sambungnya.

Ongky mengaku ditabrak dari sisi samping.

"Syukurnya saya tidak mengalami luka, tapi yang orang lain ada yang tangannya patah dan kepalanya berdarah, motornya juga rusak parah," tuturnya.

Pelaku disebut sempat berusaha melarikan diri ketika akan ditangkap.

Sopir mobil Toyota Vios hitam berwarna hitam dengan platnomor polisi L 1555 QO diketahui bernama Ifron.

Ifron dikejar anggota polisi dari Jalan Jagalan menuju arah Monumen Tugu Pahlawan.

Polisi yang mengejar bahkan sempat mengalami kesulitan dan meminta tolong petugas polantas lainnya untuk menghentikan mobil tersebut.

Ifron yang saat itu semakin panik justru memacu kencang kendaraannya ke arah Jalan Semarang.

Hingga akhirnya tertangkap di sekitaran Pasar Atom yang berada di Jalan Pengampon Surabaya.

Ifron mengaku dari Surabaya menuju ke kediamannya di Gresik.

"Saya dari Surabaya, mau pulang ke Gresik," aku Ifron.

Kondisi Mobil

Sebuah mobil merek Toyota Vios L 1555 QO berwarna hitam yang telah menabrak sejumlah pengendara di Jalan Pahlawan, Surabaya, sempat jadi sasaran amukan warga.

Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (15/2/2018) sekitar pukul 12.10 WIB.

Seorang saksi mata yang juga menjadi korban, Ahmad (31) mengatakan pada TribunJatim.com bahwa bagian depan dan belakang mobil rusak parah.

Bahkan, kaca bagian depan, belakang, sisi kanan, dan kiri depan pecah.

"Malah sempat dipukul helm saat dikejar warga, ada warga yang bawa paving juga, untungnya dapat dicegah polisi, langsung ditangkap sopirnya," tutur Ahmad.

Ahmad mengatakan mobil itu awalnya melaju dari Jalan Raden Saleh, lalu masuk ke arah Jalan Kramat Gantung Surabaya.

Sopir mobil tersebut kemudian memacu kencang kendaraannya ke arah Monumen Tugu Pahlawan dan menuju arah Pasar Turi.

Mengetahui di sana macet, lalu sopir putar balik di traffic light dan menuju ke arah Jalan Pahlawan lagi.

"Setelah itu saya ikut ngejar, sampai ke pengampon, di sana baru ditangkap polisi sekitaran Pasar Atom, di daerah Jalan Pengampon," bebernya.

Sementara itu, seorang anggota Satlantas Polrestabes Surabaya, Bripka Dwi Satriyo yang juga merupakan saksi menerangkan bahwa dirinya yang saat itu sedang bertugas di Jalan Pahlawan Surabaya.

"Saya pas lagi ngepos, terus ada kabar itu saya tindaklanjuti. Ternyata benar ada rame-rame. Mobil itu berjalan zig-zag, mau saya berhentikan, malah menerobos lampu merah," ungkap Dwi.

Sang sopir mobil pun kini diamankan Polrestabes Surabaya karena aksinya yang dinilai cukup brutal.

Bawa Narkoba

Sebuah mobil Toyota Vios berplat nomor L 1555 QO ugal-ugalan saat berkendara di jalanan Surabaya, pada Kamis (15/2/2018).

Mobil yang dikendarai seorang pria bernama Ifron Muchtarom itu, dikejar polisi tapi tak mau berhenti.

Ifron adalah seorang pria yang ditangkap Polsek Simokerto lantaran terbukti membawa narkoba, tapi berhasil melarikan diri.

Saat pelariannya, mobil itu menabrak beberapa pengendara motor saat berkendara.

Mobil itu melaju kencang di sekitar area Tugu Pahlawan, menuju arah selatan hingga perempatan Jalan Gemblongan, tepatnya di depan Tunjungan Center Surabaya.

Sempat diberi tembakan peringatan oleh polisi, tapi Ifron masih tetap saja memacu kendaraannya, bahkan lajunya semakin kencang.

Mobil itu akhirnya bisa diberhentikan sebelum Pasar Atom, tepatnya di rel kereta api Jalan Pengampon, Surabaya dengan tembakan pada ban mobil.

Saat berhasil diberhentikan itulah, mobil yang dikendarai Ifron menjadi amukan warga yang geram dengan caranya mengemudi.

Anggota Lantas Polrestabes Surabaya, Bripka Ferry mengatakan, rekannya sempat menembak di bagian roda depan dan belakang saat penghadangan tersebut.

"Setelah ditembak tetap bisa lari," tegasnya pada TribunJatim.com

Usai hal itu, Ifron beserta mobilnya dibawa Satlantas Polrestabes Surabaya untuk ditindaklanjuti.

Ifron juga sedang di tes urine untuk mengetahui apakah dirinya mengemudi dibawah pengaruh alkohol atau tidak. 

tidak.


Sumber Tribunnews.com 





BERITA LAINNYA
Tiga Unit Rumah Warga di Kateman Ludes Terbakar
Kamis, 20 September 2018 | 13:51:44
BERIKAN KOMENTAR