• Home
  • Peristiwa
  • Dirawat di Rumah Sakit Pasca Jadi Korban Insiden Mako Brimob, Iptu Sulastri Rayakan Ulang Tahun
Jumat, 11 Mei 2018 | 15:48:29

Dirawat di Rumah Sakit Pasca Jadi Korban Insiden Mako Brimob, Iptu Sulastri Rayakan Ulang Tahun

Tribunwow.com

Jakarta, Pesisirnews.com - Personil polisi wanita yang menjadi korban kerusuhan Mako Brimob Depok, Iptu Sulastri rayakan ulang tahun.

Diketahui, Iptu Sulastri bersama Brigadir Haris, Briptu Hadi Nara, dan Bripda Rahmadan disekap oleh narapidana teroris di Mako Brimob Depok.

Dalam insiden yang akhirnya berakhir, pada Kamis (10/5/2018) Iptu Sulastri mendapatkan perlakuan yang keji.

Ipru Sulastri dipukuli oleh narapidana teroris hingga babak belur dan giginya rontok.

Atas kejadian tersebut akrhinya, Iptu Sulastri dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara TK I Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Saat dibawa, wajahnya nampak merah dan bengkak karena perlakuan keji dari narapidana teroris.

Meski dirawat di rumah sakit, Iptu Sulastri masih bisa merayakan ulang tahunnya.

Diberi kejutan oleh polisi wanita lainnya, Iptu Sulastri rayakan ulang tahun ke-39 tahunnya di rumah sakit.

Hal tersebut diketahui dari video yang diunggah oleh pemilik akun Twitter @RizmaWidiono, Kamis (10/5/2018).

Dalam video tersebut terlihat Iptu Sulastri terbaring lemah di ranjang rumah sakit.

Kemudian sekelompok polwan datang dengan membawakannya kue ulang tahun.

Iptu Sulastri nampak kaget, lalu mulai mencoba duduk di atas ranjang dan meniup lilin di atas kue ulang tahunnya.

Iptu Sulastri juga terlihat memotong kue ulang tahunnya, pasca meniup lilin.

"Happy birthday ya bu, sehat selalu," ujar salah satu polwan lalu diaminkan oleh semua orang yang di sana.

"Iptu Sulastri yg dihajar teroris, gigi rontok & lebam2, Alhamdulillah masih di berikan umur panjang. Dan tepat hari ini berulang tahun yg ke 39. Lastri sosok wanita yg tangguh.

Selamat Ulang Tahun semoga panjang umur, lekas sembuh," tulis @RizmaWidiono.

Selain korban yang dirawat di rumah sakit, kerusuhan tersebut juga menelan korban jiwa.

Lima personil polisi meninggal dalam kejadian tersebut.

Lima personil yang gugur dalam insiden tersebut adalah Ipda Rospuji Siswanto, Bripka Deni Setiadi, Briptu Fandi Setyo Nugroho, Bripda Syukron Fadhli, dan Bripada Wahyu Catur Pamungkas.

"Mereka adalah Bhayangkara terbaik yang telah mengabdikan hidupnya untuk bangsa dan negara," ujar Setyo kepada awak media di Ruang Lobby Markas Polisi Satwa, Cimanggis, Depok, Rabu (9/5/2018) seperti yang dilansir dari Tribunnews.


Sumber Tribunwow.com



BERITA LAINNYA
Bom Polrestabes Surabaya, empat orang tewas
Senin, 14 Mei 2018 | 12:14:29
BERIKAN KOMENTAR