• Home
  • Politik
  • Gerindra, PAN dan PKS diprediksi berkoalisi di Pemilu 2019
Selasa, 26 Desember 2017 | 19:56:56

Gerindra, PAN dan PKS diprediksi berkoalisi di Pemilu 2019

Ilustrasi/Merdeka.com
Jakarta, Pesisirnews.com - Pengamat politik dari Universitas Paramadina Arif Susanto melihat peta politik di Pemilu 2019 akan kembali seperti 2014 lalu. Hal ini menyusul makin mesranya tiga partai yakni Gerindra, PKS dan PAN di sejumlah Pilkada 2018 mendatang.

Saat 2014, tiga partai tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) bersama Golkar, PPP dan PBB. Dia menyebut tahun 2018 akan terjadi rekonfigurasi politik nasional.

"Karena politik akan kembali mengalami polarisasi politik yang mirip 2014. Buktinya, Gerindra-PAN-PKS sudah membuat kesepakatan meskipun kita juga harus bikin catatan," kata Arif di D Hotel, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (26/12).

Dia merunut, konflik partai tidak kunjung selesai. Di 2014, perpolitikan nasional terbagi menjadi dua kubu KMP dan KIH yang diisi PDI-P, PKB, Partai NasDem, Partai Hanura, dan PKPI. Bergeser 1 tahun berselang, polarisasi politik memindahkan konflik ke KPK.

"Pelemahan KPK termasuk kriminalisasi komisioner," ujarnya.

Kemudian, kata Arif, terjadi pergeseran sedikit ketika Golkar, PPP dan PAN menyeberang ke koalisi partai pendukung pemerintah. Lalu masuk 2017, dia menilai sebagai tahun kebencian. Sebab, masyarakat di Indonesia terbelah antara kubu nasionalis dan religius karena munculnya politik identitas di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

Untuk diketahui, ketiga partai sepakat akan berkoalisi pada Pilgub tahun depan yang berlangsung di lima provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Maluku Utara.

Sumber Merdeka.com 


BERITA LAINNYA
FIRDAUS-RUSLI AKAN HADIRI PELANTIKAN DPC PPP DUMAI
Jumat, 19 Januari 2018 | 00:25:44
Pasangan Wardan-SU Resmi Daftarkan ke KPU
Rabu, 10 Januari 2018 | 15:33:31
Simpatisan Arak Firdaus - Rusli Keliling Pekanbaru
Senin, 8 Januari 2018 | 14:13:03
BERIKAN KOMENTAR