• Home
  • Rohil
  • Seorang Wanita diduga mengidap gangguan jiwa ditemukan sudah tak bernyawa di dalam parit
Selasa, 16 Oktober 2018 | 13:52:07

Seorang Wanita diduga mengidap gangguan jiwa ditemukan sudah tak bernyawa di dalam parit

Rohil, Pesisirnews.com - Heboh, seorang wanita diduga gangguan jiwa tanpa identitas ditemukan tewas di dalam sebuah parit tanpa busana di jalan lintas Tanjung Medan - Mahato, RT 001 RW 001 kepenghuluan Tanjung Medan kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Selasa (16/10/2018) pagi tadi. 

Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penemuan mayat tersebut, dimana berdasarkan keterangan saksi-saksi, wanita tersebut pernah terlihat warga meminta makan disebuah pesta layaknya orang gila. 

Diuraikan Kapolres, saksi Basiah (45) seorang ibu rumah tangga warga Dsn I Kepenghuluan Tanjung Medan memberikan keterangan bahwa sehari sebelumnya melihat korban berjalan dengan keadaan compang-camping meminta makan di tempat pesta masyarakat setempat sambil memberikan hormat layaknya seperti orang gila.

Pada awalnya, ditemukannya mayat wanita tersebut dengan adanya informasi dari masyarakat yakni, Arif (30) warga Jl. lintas Tanjung Medan - Mahato. Dari keterangan saksi Arif menyebutkan bahwa sekira pukul 09.00 wib ia diberitahukan oleh seorang anak kecil bahwa ada mayat seorang wanita yang sudah tidak bernyawa, selanjutnya dikabarkan kepada Babhinkamtibmas, Aiptu Rivi Indrawan.

Berdasarkan informasi itu, personil Polsek Pujud dipimpin oleh Kapolsek Pujud AKP Damhuri Siregar SH dan Kanit Reskrim Bripka Joan Kurniawan berangkat ke TKP. 

Dan sesampainya di TKP, ditemukan satu orang perempuan yang sudah tidak bernyawa tanpa menggunakan busana dalam keadaan terduduk bersandar didalam parit dan dengan keadaan kaki mengangkang.

"Didekat mayat wanita tersebut juga ditemukan barang-barang seperti Buah pepaya, satu buah gelas, satu bungkus garam, satu buah deterjen merk Boom dan pakaian pakaian perempuan," terang AKBP Sigit. 

Selanjutnya, mayat korban tanpa identitas itu dibawa ke Puskesmas Pujud guna dilakukan Visum et Revertum (VeR). "Belum diketahui apa penyebabnya, untuk itu mayat dibawa ke Puskesmas Pujud untuk dilakukan Visum," demikian AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH. (Budiman). 


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR