• Home
  • Seleb
  • Tak Lagi Kenakan Hijab, Rina Nose: Jika Ada Rasa Kecewa, Maka Kecewalah Seperlunya
Jumat, 10 November 2017 | 15:35:53

Tak Lagi Kenakan Hijab, Rina Nose: Jika Ada Rasa Kecewa, Maka Kecewalah Seperlunya

Tribunnews.com

Pesisirnews.com - Sejak 2016 lalu, presenter Rina Nose memutuskan untuk memakai hijab di setiap aktivitasnya.

Namun kini, Rina memutuskan untuk tak lagi berhijab. Ia bahkan telah memamerkan protret dirinya yang tak berhijab di akun Instagram pribadinya, @rinanose16. Foto dengan warna hitam putih tersebut memperlihatkan Rina dengan rambut pendek sebahu.

"Pengalaman.. Kepahitan.. Kebahagiaan.. Kemarahan.. Kesedihan.. Kesenangan.. Kebenaran.. Kesalahan.. Pencarian.. Kesadaran diri.. Pertanyaan.. Kerapuhan jiwa.. Rasa cinta.. Pergolakkan batin.. Petualangan batin.. Rekayasa pikiran.. Kekuatan pikiran.. Pencarian ilmu.. Perjalanan hidup.. Segala kemungkinan.. Tidak akan pernah selesai, sampai tidak ada lagi kemungkinan (mati)," tulis Rina sebagai kutipan.

Ia juga mengutarakan pendapatnya, bahwa manusia pasti dapat berubah seiring dengan peristiwa yang dialami.

Dalam kutipan tersebut pula, Rina berharap siapapun yang kecewa akan keputusannya, tidak berlebihan dalam mengutarakan kekecewaannya.

"Jika ada rasa kecewa, maka kecewalah seperlunya. Namun janganlah kekecewaan itu berlebih-lebihan hingga menjadi kebencian yang akan menimpakan musibah pada dirimu dan orang lain. Maka yang demikian itu akan lebih baik bagimu," tulis dia.

Keputusan Rina untuk tak lagi berhijab tentu mengundang berbagai komentar dari warganet. Tak sedikit yang mengkritik, namun banyak pula yang mendukung Rina.

Dikritik Netizen, Dibela Uus

Keputusan presenter Rina Nose melepas hijab menuai kritik. Tak pelak, netizen ramai-ramai melempar komentar miring yang dialamatkan kepada wanita 33 tahun itu.

"Aku rispek sama apapun yang teteh pilih. Netizen disini Gatau apa yang terjadi sama teteh. Gatau apa yang teteh hadapin. Cuma bisa bilang sepenglihatan mereka saja. Nggak perduli pokoknya mah mereka yang pasti bener. Padahal mereka pun secara tidak sadar ngebuatb teteh jadi berpikir yang kalo disampaikan mungkin ga bisa mereka terima," tulis Uus. 

Uus juga menyatakan dukungannya, dan menyarankan agar Rina mengikuti kata hatinya sendiri. 

Bagi Uus, Rina tidak bersalah selama tidak menyakiti orang lain.

"Teteh mencoba mengerti cara pikir mereka semua. Cukup ya teh. Sekarang mah ikutin aja kata hatinya teteh. Ngikutin mereka mah ga ada habis omongannya. Selama ini teteh ga nyakitin orang kok. I love you teteh," tulis Uus pula.

Dalil Menggunakan Hijab

Dalil yang Menunjukkan Wajibnya Jilbab:

Allah Ta'ala berfirman,

"Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al Ahzab: 59). Ayat ini menunjukkan wajibnya jilbab bagi seluruh wanita muslimah.

Mengenakan jilbab dan menutup aurat adalah wajib bagi setiap wanita muslim dan hal ini telah disebutkan dalam dalil-dalil mengenai perintah hijab.

Jilbab seorang wanita hendaknya menutupi aurat, yang dimaksud adalah seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan wajah, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut ini mengenai hukum memakai jilbab:

Kewajiban menutup aurat selain wajah dan telapak tangan

Dalam memakai jilbab seorang wanita harus menutupi seluruh auratnya sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut:

"Aisyah R.ah berkata: asma' binti Abi Bakar menemui Rasul SAW dengan pakaian tipis, seketika itu Rasul SAW berpaling seraya berkata: Hai Asma', sesungguhnya jika perempuan telah haid, tidak lagi wajar terlihat darinya kecuali ini dan ini ( ia menunjuk wajah dan kedua tangannya)

Kewajiban menjaga aurat dari lawan jenis yang bukan mahram.

Demikian juga mengenai aurat wanita yang harus ditutupi dengan hijab dari pandangan orang lain yang bukan mahram disebutkan dalam Alqur'an surat An Nur ayat 31 berikut:

"Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung" (QS An Nur ayat 31).

Sumber Tribunnews.com



BERITA LAINNYA
Pengabdi Setan Raup Piala FFI 2017 Terbanyak
Minggu, 12 November 2017 | 11:56:08
Ayu Ting Ting Siap Cari Suami Lagi, Ini Syaratnya
Selasa, 7 November 2017 | 11:53:31
Soal Katalog Alexis, Widuri Agesty Berniat Lapor Polisi
Minggu, 5 November 2017 | 06:58:47
Alami Muntah Belatung, Istri Caisar Kena Sihir?
Kamis, 2 November 2017 | 14:34:15
BERIKAN KOMENTAR