• Home
  • Sport
  • Indonesia vs Bahrain: Tamu Menang tapi Ketakutan
Sabtu, 28 April 2018 | 09:56:05

Indonesia vs Bahrain: Tamu Menang tapi Ketakutan

Jpnn.com

Pesisirnews.com - Timnas Indonesia vs Bahrain sebagai laga perdana PSSI Anniversary Cup 2018 di Stadion Pakansari, Bogor, tadi malam, berlangsung panas.

Kehilangan konsentrasi pada awal pertandingan membuat timnas U-23 Indonesia menelan kekalahan. Tim berjuluk Garuda Muda itu takluk 0-1.

Dalam 10 menit pertama, setidaknya ada tiga peluang bagus dimiliki Bahrain. Dan, ketiganya selalu berhadapan dengan kiper Andritany Ardhiyasa. Bahkan, satu di antaranya berbuah gol pada menit kelima yang dicetak Mohamed Maarhoon setelah lepas dari jebakan offside.

Pelatih Indonesia Luis Milla menyadari problem itu. Tactician asal Spanyol itu mengakui bahwa skuadnya kehilangan konsentrasi pada awal pertandingan dan berdampak fatal. ''Pelajaran yang sangat berharga bagi kami. Di level tinggi melawan tim-tim seperti Bahrain, tidak boleh sedikit pun lengah,'' katanya.

Padahal, permainan Hansamu Yama dkk tidak buruk-buruk amat. Mereka bisa mendominasi serangan. Melalui dua winger, Osvaldo Haay dan Febri Hariyadi, beberapa peluang tercipta. Keputusan memainkan Evan Dimas di belakang striker Lerby Eliandry juga cukup efektif.

Hanya, tidak ada peluang yang bisa optimal. Setidaknya ada tiga peluang yang dimiliki Febri dan Osvaldo. Bahkan, mereka sempat berhadapan dengan kiper Yusuf Shabaan. ''Di lapangan keputusan ada di tangan pemain. Mereka mau shooting atau umpan ketika di depan gawang terserah mereka," jelasnya.

Meski kalah, Milla melihat banyak perkembangan positif yang dari Hansamu Yama dkk. Terutama lini tengah yang mampu mendominasi sepanjang 90 menit laga Anniversary Cup ini. Trio Evan, M. Hargianto, dan Zulfiandi hingga masuknya Septian David dinilai sangat bagus untuk kemajuan tim.

Malah, menurut Milla, tim lawan yang tampak ketakutan melihat dominasi Indonesia. Itu dibuktikan dengan seringnya Ahmed Bughammar dkk menunda permainan dengan pura-pura sakit atau mengulur-ulur waktu.

''Tapi, itu tidak masalah, bentuk sepak bola lain. Tapi yang saya sayangkan harusnya wasit tegas dengan apa yang lawan lakukan,'' paparnya. 

Sumber jpnn.com



BERITA LAINNYA
Indonesia Berimbang Tanpa Gol dengan Korea Utara
Senin, 30 April 2018 | 22:12:27
Garuda Muda Waspadai Kecepatan Pemain Korea Utara
Senin, 30 April 2018 | 17:57:10
Arema Siap Menerima Hukuman Berat dari Komdis PSSI
Senin, 16 April 2018 | 12:25:16
Rossi Muak Lihat Wajah Marquez
Sabtu, 14 April 2018 | 14:02:06
BERIKAN KOMENTAR