• Home
  • Viral
  • Terungkap 6 Fakta Meninggalnya Calon Anggota Paskibraka Siska Susanti di Mes setelah Latihan
Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:15:12

Terungkap 6 Fakta Meninggalnya Calon Anggota Paskibraka Siska Susanti di Mes setelah Latihan

Tribun-Medan.com
Foto Siska Susanti semasa hidupnya. - Kolase Tribun-Medan.com/Faceobok.com

"Selamat jalan rekan kami SISKA SUSANTI. Kami tidak menyangka secepat itu engkau meninggalkan kami. Semoga engkau di tempatkan di sisi Tuhan yang maha esa. Dan keluarga diberi ketabahan. AMIN."

Demikianlah ungkapan belasungkawa yang dilontarkan rekannya saat meninggalnya seorang siswi kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Al-Wasliyah yang sekaligus calon anggota Paskibraka 2018 Kabupaten Serdang Bedagai (Sergei), Sumatera Utara itu. 

Meninggalnya calon anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Siska Susanti pada Kamis (9/8/2018) lalu, hingga kini banyak dibagikan netizen ke lini masa media sosial Facebook. 

Ucapan duka cita pun turut mengikuti foto Siska Susanti dari sahabat-sahabatnya. 

Kenapa belakangan bisa viral?

Konon bagi sahabat-sahabatnya, terkait kepergian Siska Susanti itu, beredar rumor kalau ia telah menjalani latihan yang cukup berat hingga dia harus kehilangan nyawanya. 

Siska Susanti (18) merupakan siswi kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Al-Wasliyah, Perbaungan.

Ia meninggal di mes (tempat karantina) PTPN 3 Pamela, Kecamatan Sipis-pis, sekira pukul 14.30 WIB usai latihan baris-berbaris menjadi calon Paskibraka 2018. 

Berikut fakta-fakta meninggalnya Sisksa Susanti yang dihimpun Tribun-Medan.com dari berbagai sumber:

1. Diduga mengalami penyakit lambung

Untuk sementara, dia diduga mengalami sakit lambung saat menjalani latihan Paskibra bersama teman-temannya.

Hal ini diungkapkan rekan-rekannya yang mengucapkan belasungkawa di dalam akun media sosial temannya.

Seperti yang disampaikan pemilik akun Facebook, Krisna Simamora.

Dia tidak menyangka rekannya itu telah tiada meninggalkannya.

Selamat jalan rekan kami SISKA SUSANTI.
Kami tidak menyangka secepat itu engkau meninggalkan kami.
Semoga engkau di tempatkan di sisi Tuhan yang maha esa.
Dan keluarga diberi ketabahan.
AMIN.

Dalam kolom komentar, satu di antara netizen menanyakan terkait dengan penyebab kematian Siska.

Rekan lainnya kemudian menjelaskan kalau Siska meninggal karena ada penyakit lambung yang dideritanya.

"Turut berdukacita atas meninggalnya salah satu murid dari MAS ALWASHLIYAH 12 PERBAUNGAN Siska Susanti, kls XII Qismul aly. Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah. Ini gak hoax ya.. Kami baru dkabari sama keluarganya," tulis Kesuma Mojang yang dikutip Tribun-Medan.com dari unggahannya. 

2. Meninggal saat tidur di mes

Terkait meninggalnya Siska Susanti, calon anggota Paskirbraka Kabupaten Serdang Bedagai ini, diakui Kadis Pemuda, Olahraga, Parawisata, dan Budaya Kabupaten Serdang Bedagai, Santun Banjarnahor MSi.

Ia mengatakan, Siska pada saat tidur di mes latihan.

"Korban meninggal sekira jam 02.30 WIB," jelas Santun saat dikonfirmasi Tribun-Medan.com, Selasa (14/8/2018) siang.

"Atas meninggalnya salah satu anggota Paskibra Sergai ini, Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman telah menyempatkan diri melayat kerumah duka," lanjutnya. 

3. Meninggal bukan karena kelelahan latihan

Dari hasil pemeriksaan dokter, disebutkan kalau Siska Susanti meninggal bukan karena keletihan saat latihan, namun disebabkan penyakit jantung yang dideritanya.

"Siska meninggal karena penyakit jantung, bukan karena keletihan," jelasnya.

Kata Kadis Santun, meninggalnya Siska membuat dirinya sulit mencari pengganti karena waktu sempit.

Ia pun memastikan tidak akan mencari pengganti.

"Kita tidak mencari pengganti Siska," ujar Santun.

4. Siska sempat diminta pelatihnya tidak melanjutkan latihan

Dari sumber yang didapat Tribun-Medan.com, saat berlangsungnya latihan, Siska sempat diminta pelatihnya untuk tidak melanjutkan latihan.

Hal itu disebabkan karena adanya gejala penyakit jantung yang dialaminya.

Namun Siska tetap ngotot ikut latihan paskibra sampai selesai.

Ketika hal itu ditanyakan kenapa Siska memaksakan diri? 

"Mungkin Siska yang merupakan siswi juara 3 MTQ Kabupaten Serdang Bedagai itu ingin membanggakan orangtuanya karena bisa ikut menjadi anggota Paskibra."

"Ada pelatihnya minta dia agar mundur, tapi Siska tetap ngotot ikut latihan," ungkap sumber yang tidak ingin namanya dipublikasikan. 

5. Siska mewakili Kecamatan Perbaungan

Siska merupakan perwakilan dari Kecamatan Perbaungan, siswi Madrasah Alwasliyah Perbaungan.

Hal itu dikatakan Kabid Pemuda dan Olahraga Serdangbedagai, Samsudin Tarigan.

Samsudi Tarigan menyebut, kalau tim Paskibraka sangat kehilangan kepergian Siska.

Almarhumah merupakan satu di antara 20 perempuan yang masuk di tim Paskibraka Sergai.

" Jumlah anggota Paskibraka kita itu sebenarnya ada 45 orang. Sekarang jumlahnya tinggal 44 orang lah. Dia meninggalnya Jum,at lalu, jadi karena waktunya sudah mepet tidak bisa lagi dirubah formasinya. Ya dikosongkan terakhirnya,"ujar Samsudin Tariga, Selasa (14/8/2018).

6. Awalnya teman di Sebelah Siska yang mengalami demam

Penjelasan Samsudin Tarigan, saat itu sekitar pukul 02.00 WIB, Jumat (10/8/2018) dini hari, panitia menolong teman di sebelah Siska yang mengalami demam.

Nah, Tiba-tiba Siska juga mengalami sesak nafas dan sempat ke kamar mandi.

Sekitar pukul 02.00 WIB sesak nafasnya tiba-tiba.

Saat itu panitia sedang mengkonpres teman di sebelahnya yang mengalami demam.

Saat itu dia sempat ke kamar mandi dan langsung tidur miring.

Ditanya kenapa miring tidurnya? Ia menjawab, "sesak nafasnya."

Selanjutnya, ia kemudian diberi oksigen dan dilarikan ke Puskesmas.

"Tapi begitu tiba di Puskesmas, ia sudah meninggal," jelas Samsudin.

Sumber Tribun-Medan.com 



BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR