Defisit APBD Riau Mencuat, Projo Riau Desak SF Harianto Jangan Kambing Hitamkan MBG
(Pekanbaru) Isu defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau yang dipicu oleh alokasi dana untuk program Makan Ber
Artikel
Rohil, Pesisirnews.com - Bupati Rohil H Suyatno AMp mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) berkomitment akan terus mengembangkan sektor perkebunan dan pertanian, kedua sektor ini di nilai dapat meningkatkan perekonomian bagi masyarakat di Negeri Seribu Kubah selain tanaman sawit dan padi yang sudah lama menjadi komoditi andalan Rohil.
Hal ini dikatakannya usai melihat hasil perkebunan holtikultura hasil kreasi petani di wilayah sungai sialang Kepenghuluan Bentayan Hilir Kecamatan Batu Hampar dan kebun kencur milik warga di Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi beberapa waktu lalu.
Bupati Suyatno terkesan dan takjub setelah melihat langsung hasil kreasi tanaman hortikultura yang ditanami warga mengarah pada produk-produk konsumsi seperti buah melon, bawang merah, jagung, pare, labu madu, sayur kol, gambas dan cabai apalagi tanaman yang di tanam petani ini masih mengunakan sistem pertanian tradisional, namun hasilnya sungguh sangat mengagumkan.
"Ini sungguh luar biasa,kerja keras petani disini membuahkan hasil dan patut di contoh daerah lain di Rohil,dan ini sangat mengagumkan, sebab disini kita bisa melihat berbagai tanaman yang tumbuh subur di Desa Sungai Sialang, Kepenghuluan Bantayan Hilir. Semua ini tidak terlepas dari bimbingan kepala dinas, PPL, dan Babinsa setempat untuk mengembangkan tanaman Holtikultura," ucapnya.
Baca Juga:
Ket foto : Bupati H Suyatno Amp saat meninjau tamanan holtikultural hasil kreasi petani Mukti Jaya Desa Sungai Sialang Kepenghuluan Bantayan Hilir Kecamatan Bantu Ampar
Menurutnya tanaman yang dikembangkan oleh kelompok tani Tunas Mandiri ini jelas dapat menunjang ekonomi rumah tangga sehingga mereka untuk kebutuhan kesehariannya tidak perlu lagi mengeluarkan uang belanja guna memenuhi kebutuhan makanan dari tanaman ini setiap harinya di kebun ini.
Selanjutnya tanaman kencur yang ditanami petani di Kecamatan Sinaboi juga menarik perhatiannya yang di nilainya sebagai komoditi di bidang pertanian yang sangat menjanjikan selain padi dan sawit.
"Kita sangat bangga memiliki petani yang kreatif dalam memanfaatkan lahannya menjadi komoditi yang menjanjikan dan menambah pendapatan petani selain tanaman sawit dan padi. Bayangkan saja, jika di Rohil petani kreatif seperti ini, Insa Allah jika seperti ini masyarakat Rohil akan bertambah makmur dan sejahtera dan akan kita tindak lanjuti tanaman kencur ini," ucapnya di sela kunjungan.
Baca Juga:
Ket foto : Bupati H Suyatno Amp saat meninjau tamanan holtikultural hasil kreasi petani Mukti Jaya Desa Sungai Sialang Kepenghuluan Bantayan Hilir Kecamatan Bantu Ampar
Tanaman kencur ini sambunya lagi sangat menjanjikan dan mempunyai nilai jual yang sangat tinggi dan kedepannya perlu dibudidayakan karena tidak sulit untuk menanamnya. Selain itu, juga mempunyai harga jual yang lumayan tinggi di pasaran dan tidak memerlukan lahan yang luas untuk menanamnya.
"Bayangkan saja dengan luas tanah cukup ukuran 30 x 30 M persegi, dengan masa waktu tanam selama 9 bulan sudah bisa dipanen dan jika menanamnya maksimal akan menghasilkan 1 ton tanaman kencur siap jual. Bisa dibayangkan dengan harga jual 1 kg Kencur saat ini sebesar Rp29.000, jika dikalikan 1 ton/1000 Kg x Rp29.000 ribu sama dengan Rp29.000.000 sekali panen," terangnya.
Selain tanaman perkebunan tersebut Bupati Suyatno mengatakan sebelumnya Pemkab Rohil menyerahkan Alat Perontok Padi kepada Petani di Kecamatan Rimba Melintang sebanyak 10 unit alat perontok padi ( power tresor) bantuan dari Pemerintah Pusat untuk sepuluh kelompok tani di Rokan Hilir.
Bantuan ini,kata Orangvnonor satu di Rohil ini salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Pusat dan Pemerintah Derah kepada petani Rokan Hilir. Dengan alat tersebut diharapakan dapat memudahkan pekerjaan para petani pasca panen.
"Alat ini sangat berguna bagi petani untuk mempersingkat pengerjaan padi menjadi beras,Petani tidak repot lagi menghempas padi, cukup memasukkan padi yang sudah diarit ke dalam mesin dan menghasilkan gabah bersih," terangnya.
Ket foto : Bupati Rohil H Suyatno Amp saat meninjau tanaman kencur di Desa Sungai Nyamuk Kecamatan Sinaboi
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rohil, Isa Ahmadi menjelaskan, 10 unit alat perontok padi diberikan kepada sepuluh kelompok tani tersebar di empat kecamatan di Rohil yakni Kecamatan Rimba Melintang, Sinaboi, Pekaitan dan Kecamatan Pekaitan.
"Alat perontok padi ini sangat menunjang kinerja petani,mereka tidak lagi bersusah payah, dapat menghemat waktu, efektif, dan efesien," ucapnya.(adv/budiman)
(Pekanbaru) Isu defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau yang dipicu oleh alokasi dana untuk program Makan Ber
Artikel
TEMBILAHANPerang melawan narkoba di Kabupaten Indragiri Hilir terus menunjukkan hasil nyata. Di tengah ancaman peredaran narkotika yang men
Artikel
Kemuning, 25 Juni 2026 Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polsek Kemuning melaksanakan kegiatan bakti sosial d
Artikel
PULAU BURUNG Suasana haru menyelimuti keluarga besar Polsek Pulau Burung saat menggelar doa selamat untuk mengantarkan Kapolsek Pulau Burun
Artikel
Tembilahan Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir menggelar Turnamen Mobile Legends Kapolri
Olah Raga
Kateman, Inhil Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polsek Kateman Polres Indragiri Hilir menggelar pembukaan Op
Artikel
Kateman Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80, Polsek Kateman melaksanakan kegiatan bedah rumah layak huni hari kedua pada Ra
Artikel
Tembilahan, (24/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi Purna Praja Dharma Ast
Artikel
Tembilahan, (24/6/2026) Dalam rangka mendukung penyelesaian studi akademiknya, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Advertorial
Tembilahan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mengapresiasi langkah tegas Kantor Bea Cukai Tembilahan dalam melakukan pemusnahan Baran
Peristiwa