Artikel

Ini Sosok yang Berjasa Membujuk Soekarno agar Mau Merekam Ulang Pembacaan Proklamasi


Ini Sosok yang Berjasa Membujuk Soekarno agar Mau Merekam Ulang Pembacaan Proklamasi

Yusuf Ronodipuro, pahlawan Indonesia yang berjasa membujuk  Soekarno merekam ulang pembacaan teks proklamasi. (Foto via KBRN) 

(Pesisirnews.com) - Mungkin masih banyak diantara kita yang tidak mengetahui kalau rekaman teks proklamasi yang biasa didengar ternyata adalah hasil rekaman ulang beberapa tahun setelah teks proklamasi pertama kali dibacakan pada 17 Agustus 1945.

Rekaman suara pembacaan teks proklamasi yang biasa diperdengarkan menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI itu ternyata baru dilakukan pada tahun 1951.

Lembaga penyiaran yang merekam ulang pembacaan teks proklamsi itu adalah Radio Republik Indonesia (RRI) yang berada di Jalan Medan Merdeka Barat 4-5, Jakarta.

Adapun Yusuf Ronodipuro, adalah sosok pemilik ide untuk merekam suara pembacaan teks proklamasi. Dia pula yang mencetuskan jargon 'Sekali di Udara Tetap di Udara'.

Yusuf adalah seorang penyiar kelahiran Salatiga, 30 September 1919. Dia menyebarkan berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke dunia internasional melalui radio militer Jepang (Hoso Kyoku).

Aksi yang dilakukannya bersama Syahruddin bukannya tanpa resiko. Usai menyiarkan berita, polisi militer Dai Nippon (Kempetai) mengetahui aksi mereka.

Halaman :
Penulis:

Editor: Anjar