Artikel

Perbedaan Narasi Media Internasional Reuters dan Aljazeera dalam Berita Penahanan HRS

Anjar Anjar
Perbedaan Narasi Media Internasional Reuters dan Aljazeera dalam Berita Penahanan HRS

Kolase tangkapan layar Reuters dan Aljazeera yang memuat berita penahanan HRS. (Anjar/Pesisirnews.com)

Pesisirnews.com - Usai diperiksa di Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/12) pagi, Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) langsung ditahan setelah selesai menjalani pemeriksaan, Minggu (13/12/2020) sekitar pukul 00.15 WIB.

Saat keluar dari ruang pemeriksaan di ruang Ditreskrimum Polda Metro Jaya, HRS terlihat mengenakan baju oranye bertuliskan tahanan dengan kedua tangan terikat cable ties sambil dikawal penyidik masuk ke mobil tahanan menuju Rumah Tahanan Ditres Narkoba Polda Metro Jaya.

Kadiv Humas Pori Irjen Argo Yuwono menjelaskan dalam keterangan pers, Minggu (13/12) dini hari, Rizieq ditahan selama 20 hari ke depan, yakni sampai 31 Desember 2020. Dikatakan, Rizieq ditahan untuk mempermudah polisi melakukan proses penyidikan.

Lebih lanjut Irjen pol Argo Yuwono menjelaskan, Rizieq ditahan dengan dua alasan, yakni alasan objektif dan subjektif.

Alasan objektifnya adalah Rizieq diancam dengan hukuman di atas 5 tahun penjara. Sementara alasan subjektifnya agar dia tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, dan tidak mengulangi perbuatannya.

"Intinya, dilakukan penahanan untuk mempermudah proses penyidikan," ujar Irjen pol Argo Yuwono

HRS disangkakan Pasal 160 dan 216 (KUHP). Pasal 160 KUHP tentang penghasutan dan 216 KUHP tentang upaya melawan petugas.

Tidak hanya media nasional dan media lokal Tanah Air yang ramai memuat pemberitaan ditahannya HRS oleh Polda Metro Jaya, sejumlah media asing berskala internasional pun turut memuat berita serupa.

Sedikitnya dua media internasional Pesisirnews.com temukan ikut menyajikan berita penahanan HRS oleh pihak penegak hukum Indonesia.

Kedua media asing tersebut yakni, Kantor Berita Reuters yang berbasis di London, Inggris dan Aljazeera yang berbasis di Qatar.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar

loading...