• Home
  • Daerah
  • Rohil
  • Di Balai Jaya, Suami Temukan Istri Tergantung di Kusen Pintu

Di Balai Jaya, Suami Temukan Istri Tergantung di Kusen Pintu

admin Jumat, 04 Oktober 2019 12:20 WIB
Rokan Hilir, Pesisirnews.com - Seketika warga Balam Sempurna dihebohkan dengan peristiwa gantung diri seorang ibu rumah tangga yang merupakan warga Kelurahan Balam Sempurna Kota, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, Kamis (3/10/19) kemarin.

"Peristiwa gantung diri ini terjadi di Kelurahan Balam Sempurna Kota, Jl. Nuri RT 006 RW 002, Kecamatan Balai Jaya," kata Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol H Asmar saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim, Iptu Nur Rahim SIK, Jum'at (4/10).

Dijelaskan Kanit Reskrim, diketahuinya peristiwa itu bermula pada hari Kamis (3/10/2019) sekira pukul 18.20 Wib oleh saksi Dudek (62) yang merupakan suami korban pulang ke rumah dari berjualan di kios miliknya karena akan melaksanakan sholat magrib.

Kemudian sesampainya dirumahnya Dudek melihat lampu rumah dalam keadaan mati serta melihat korban (Rismawari) sudah tergantung di kosen pintu menggunakan kain sarung. "Dan Dudek pun langsung berteriak minta tolong. Tidak berapa lama berselang, beberapa saksi yakni Imron Saiful L Tobing serta saksi Harun mendatangi TKP untuk melihat kejadian itu dan menemukan korban telah tergntung menggunakan sehelai kain sarung," beber Nur Rahim berdasarkan keterangan para saksi.

Kemudian, sekira pukul 19.20 Wib masyarakat menelpon Bhabinkamtibmas Kel. Balam Sempurna Kota untuk memberitahukan hal tersebut. Sekira pukul 20.25 Wib, Bhabinkamtibmas beserta petugas piket Reskrim dan Intel yang dipimpin oleh piket pawas Ipda Yohanes Untung Sormin SH mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

Selanjutnya, masih kata Kanit Reskrim, sekira pukul 20.40 Wib pihak Puskesmas datang ke TKP untuk melakukan Visum et Refertum (VeR) guna mengetahui apakah ditubuh korban terdapat tanda-tanda kekerasan.

"Dari keterangan dr. Azhar Daulay ZHAR selaku Dokter Umum Puskesmas Balai Jaya, dari hasil Visum ditemukan luka memar pada leher korban yang diduga akibat ikatan sarung dan anus mngeluarkan kotoran. Sedangkan hasil pemeriksaan pada tubuh korban, tidak ditemukan luka atau tanda - tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Nur Rahim.

Sedangkan dari peristiwa tersebut, yakni sekira pukul 21.00 Wib, pihak keluarga korban membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukannya otopsi oleh pihak Kepolisian Sektor Bagan Sinembah. "Dan dari pihak mengatakan bahwa korban telah lama mengalami gangguan jiwa yang dibuktikan oleh pihak keluarga korban berdasarkan surat keterangan Rumah Sakit Umum Daerah Rantau Prapat No : 251/ASWP/I/07/ Tanggal 15 Juli 2019," pungkas Kanit Reskrim. (Budiman)
Tags BengkalisDumaiInhuKamparKuansingMerantiPekanbaruPelalawanRiauRohilRohulSiakinhil

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments