• Home
  • Daerah
  • Halal bi Halal dan Pelantikan KBB Serta LBDH Jambi, SU : Keberadaan LBDH Bukan M

Halal bi Halal dan Pelantikan KBB Serta LBDH Jambi, SU : Keberadaan LBDH Bukan Memecah Belah

admin Minggu, 04 Agustus 2019 11:04 WIB

Inhil, Pesisirnews.com - Keberadaan Laskar Banjar Dalas Hangit (LBDH) tidak bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan, tetapi untuk turut bersama dalam membangun dan memajukan daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Dewan Penasehat dan Pelindung LBDH, H Syamsuddin Uti (SU) dalam sambutannya saat menghadiri Halal bi Halal Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Provinsi Jambi, sekaligus pelantikan Laskar Dalas Hangit dan KBB Kota Jambi, di gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jambi, Sabtu 3 Agustus 2019.

Kegiatan yang mengusung tema "Persatuan Yang Kokoh Mari Kita Rajut Rasa Persaudaraan Keluarga Banjar Di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah" ini, turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Gusti Syahyar, Sekjen KBB Pusat, Syarifuddin, sejumlah Pejabat Eselon di lingkungan Pemprov Jambi, para tuan guru, perwakilan etnis dan suku, pengurus KBB dan LBDH dari Kabupaten Inhil dan Kota Batam, serta undangan lainnya.

Dikatakan Syamsuddin Uti yang juga menjabat sebagai Ketua DPW KBB Provinsi Kepuluan Riau (Kepri) ini, keberadaan LBDH yang sekarang sudah beranggotakan sebanyak 20 ribu orang dimaksudkan untuk meningkatkan silaturrahmi dan persatuan masyarakat terutama dari suku banjar.

"Intinya, untuk bersatu padu, tidak memecah belah. Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Mari kita bersama-sama memberikan sumbangsih tenaga dan pemikiran dalam membangun daerah," ujar Syamsudin Uti yang juga Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil) ini.

Selanjutnya, atas nama KBB Provinsi Kepri, Syamsuddin Uti menyatakan siap saling bahu-membahu, bersilaturrahmi dan menyambung kasih sayang dengan seluruh masyarakat banjar yang ada di berbagai wilayah di Indonesia.

"Mari kita bersama-sama sesuai papadahan banjar, yakni ruhui rahayu, rakat mupakat, tuntung pandang. Haram manyarah waja sampai kaputing," pesannya.

Sedangkan Staf Ahli Gubenur Kalsel Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Gusti Syahyar mengungkapkan, setelah melihat keberadaan dan eksistensi LBDH, baik di Kabupaten Inhil maupun di Jambi dan Kepri, maka Kalsel juga berencana akan membentuk LBDH di semua kabupaten/kota.

"Kepada KBB Kota Jambi dan LBDH yang telah dilantik, seraplah aspirasi kawan-kawan dan perjuangkan di dalam organisasi masyarakat (ormas) ini, untuk bersama-sama membangun daerah, serta berperan bagi masyarakat dan anggota," harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LBDH di Provinsi Kepri, Suhaimi Syam menuturkan, misi LBDH ini adalah sosial kemasyarakatan, agama, seni, budaya dan lain-lain, dalam upaya meningkatkan silaturrahmi dan lebih barakatan lagi.

"Mudah-mudahan pengurus yang baru dilantik dan dikukuhkan bisa terus memajukan LBDH. Tidak hanya setakat ini saja, tapi terus melebarkan sayap hingga gaungnya sampai ke daerah lain," tukasnya.

Ketua KBB Provinsi Jambi, HM Hatta Arifin menjelaskan, keberadaan KBB di Provinsi Jambi sudah terbentuk pada tahun 2013 lalu dan masih tetap eksis hingga kini.

"Mudah-mudahan KBB bisa menjadi wadah bagi masyarakat banjar untuk mengembangkan dan menampilkan diri, khususnya dalam melestarikan kesenian dan budaya daerah," tandasnya.(dana)
Tags DaerahPemkab Inhilinhilperistiwa

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments