Sebaiknya Anak Harus Mengetahui Bahaya Narkoba

Haikal Jumat, 28 Februari 2020 00:58 WIB

Keterangan Photo : Ketua DPC LAN Kabupaten Pelalawan bersama Kepala BNNK Kabupaten Pelalawan

Pelalawan - Pesisirnews. Com -Membicarakan dampak penyalahgunaan narkoba dengan anak jangan dianggap sebagai hal yang tabu. Sebaiknya, anak harus mengetahui bahaya zat terlarang tersebut sejak dini agar kemungkinannya terhindar dari bahaya narkoba juga semakin tinggi.

Hal ini di sampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Anti Narkotika Kabupaten Pelalawan, Anton Sikumbang kepada Pesisirnews. Com, Kamis(27/02/2020) bertempat di kedai Pergaulan, jalan lintas timur, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Narkoba ( narkotika dan obat-obatan terlarang) adalah zat atau obat yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semisintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang.

Menurut Undang-undang Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa Narkoba merupakan zat buatan atau yang berasal dari tanaman dan memberi efek halusinasi yang dapat menurunnya kesadaran serta menyebabkan kecanduan.

Kita sebagai orang tua berkewajiban untuk memastikan si anak tidak pernah menyentuh barang haram yang juga dikenal sebagai napza ( narkotika, Psikotropika, dan zat adiktif lainnya).

Salah satu langkah yang dapat kita ambil adalah memberikan pemahaman kepada anak tentang bahaya penyalahgunaan narkoba itu sendiri, tuturnya.

Dampak Penyalahgunaan Narkoba dapat dikategorikan berdasarkan banyak kriteria, misalnya efek jangka pendek atau jangka panjang, ataupun langsung atau tidak langsung dan selainitu, dampak narkoba juga tergantung pada jenis narkoba yang digunakan, seberapa banyak yang telah dikonsumsi, dalam jangka waktu berapa lama, kondisi kesehatan orang itu sendiri, maupun faktor lainnya.

Dampak narkoba jangka pendekdapat berupa perubahan nafsuMakan, tidak bisa tidur, detak jantung yang tidak beraturan, perubahan tekanan darah dan suasana hati, hingga penyakit kronis, seperti serangan jantung, stroke, psikosis, overdosis, bahkan meninggal dunia dan dampaknarkoba jangka panjang, yakni penyakit jantung maupun paru - paru, kanker, kelainan jiwa, HIV/AIDS, Hepatitis dan lain-lain.

Lanjut Anton bahwa etika seseorang yang telah menyalahgunakan narkoba dalam jangka panjang, ia juga akan mengalami ketergantungan narkoba yang merupakan salah satu bentuk kelainan otak.

Perlu diketahui bahwa tidak semua yang mengkomsumsi narkoba itu akan merasakan ketergantungan selama zat berbahaya dalam narkoba itu belum merusak sel - sel otak, itulah perlu dilakukan rehabilitasi.

Kerusakan sel otak yang dapat mengakibatkan ketergantungan itu juga dapat menimbulkan dampak yang lain, seperti berkurangnya kepuasan yang di rasakan ketika makan atau berhubungan seksual, sering merasa stress, tidak bisa membuat keputusan, hingga kehilangan kemampuan belajar dan juga mengingat.

Dampak Penyalahgunaan Narkoba yang lebih luas juga terlihat pada lingkungan , dimana pecandu narkoba ini akan rentan sekali untuk melakukan tindak kriminal, terlibat dalam perkelahian, serta memberi efek buruk pada lingkungan sekitarnya. (Dav)
Loading...
Tags RohilRokan Hilir

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments