Kamis, 13 Agustus 2026 WIB

Sulit Dapatkan Gas Elpiji Tabung Melon, Warga Tuasan Kewalahan Hingga Ganti Gas dengan Arang

Haikal - Sabtu, 25 Januari 2020 12:48 WIB
820 view
Sulit Dapatkan Gas Elpiji Tabung Melon, Warga Tuasan Kewalahan Hingga Ganti Gas dengan Arang

Inhil,PESISIRNEWS.COM- Para pedagang dan warga di desa Teluk Tuasan, kecamatan Gaung Anak Serka, mulai kewalahan dengan langkanya gas elpiji yang sudah sulit didapatkan, bahkan hampir diseluruh RT (Rukun Tetangga) Teluk Tuasan, tidak ada yang menjual gas elpiji 3 kilo ini.

BACA JUGA :Jalan-lintas-Petapahan---Simpang-TB-Km-75-76-Amblas

Saat diwawancarai (25/01/20) salah seorang warga mengeluhkan harus mengganti gas elpiji 3 kilo dengan Arang.

"Susah sekali mendapatkan gas, sudah keliling desa tidak ada satupun yang menjual, terpaksa harus ganti dengan Arang, supaya bisa masak." Jelas seorang ibu yang tak ingin disebutkan namanya.

Baca Juga:

BACA JUGA :Sukiman-hadiri-BMPTB-BUMDesa-Luberti-Jaya-Desa-Lubuk-Bendahara-Timur

Sementara itu, para pedagang juga mengeluh kasihan dengan warga yang butuh sekali dengan gas elpiji 3 kilo ini, tapi merekapun tidak mendapatkan gas untuk dijual ataupun di pakai sendiri.

"Susah dapatkan gasnya, karena katanya mau disubsidi dan dibatasi. Kalaupun dapat sudah tidak bisa banyak, palingan cuma dapat lima atau delapan tabung" tutur bik Siti yang berjualan di RT 1"

Kemudian, salah seorang warga menimpali dan memberi tanggapan mengenai kelangkaan gas elpiji 3 kilo yang dinyatakan akan disubsidi dan dibatasi.

"Kalau memang bakal di subsidi dan hanya akan di berikan kepada yang betul-betul kurang mampu, tolonglah beri solusi kepada kami yang hanya pas-pasan hidup ini, kalaupun akan disubsidi, biar yang betul-betul susah bayar setengah harga, kami ini bayar harga normal atau bagaimana, soalnya kami juga tidak mampu kalo bayar mahal atau beli gas tabung yang besar" ungkap Fitri, seorang ibu rumah tangga yang juga merasakan dampak kelangkan gas elpiji 3 kilo.

Bahkan ia menambahkan, sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 kilo menjadikan dibeberapa tempat yang kadang-kadang mendapat beberapa tabung gas, menaikkan harga gas diatas harga normal.
[ADNOW]
"Sekalinya ada gas, harganya juga malah ikut naik karena susahnya mendapatkan gas, mau ganti arang, tapi sudah nyaman pakai gas. Mau gak mau mahalpun kami beli, tapi kalau sudah tidak ada uang lagi terpaksa pakai arang" tutup Fitri mengakhiri percakapan.(shinta)

Baca Juga:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sekda Inhil pimpin upacara Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau
HM Yusuf Siad Anggota Komisi II DPRD Inhil Dapat Amanah Membacakan Visi Dan Misi Pada Hari Jadi Provinsi Riau Ke 69
Serangan Monyet Belum Mereda, PW IWO Riau Dorong Pemerintah Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak
Bupati Inhil dan Kapolda Riau Laksanakan Running Man di Kota Tembilahan
Kapolda Riau Lakukan Kunjungan Kerja ke Inhil, Disambut Bupati dan Forkopimda
Kapolda Riau Bawa Semangat Merah Putih ke Pesisir Concong, Salurkan Bantuan Ketinting hingga Tanam Mangrove
komentar
beritaTerbaru