Daerah

Viral, Antrian Tukang Langsir BBM Subsidi di SPBU Trikencana KM 12, Dikeluhkan Warga


Viral, Antrian Tukang Langsir BBM Subsidi di SPBU Trikencana KM 12, Dikeluhkan Warga
Photo : Istimewa.
Antrian panjang di SPBU Trikencana KM 12 Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.
loading...
> Viral, Palsukan Tanda Tangan, Penghulu di Rohil ini Terancam 6 Tahun Penjara


> Curi Handphone di KM 24 Balam, Begini Kondisi Pria ini Usai Dimassa


Bagan Batu


Pesisirnews.com - Sejatinya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium adalah subsidi, dibanyak SPBU malah disalahgunakan oknum masyarakat untuk mendapatkan dan dijual kembali dengan cara melangsir.


Hal itu dikeluhkan warga Kepenghuluan Jaya Agung, Ade di akun sosial media, pasalnya hanya mengisi BBM senilai Rp 10 hingga 15 ribu harus antri dan bahkan kalah dengan oknum pelangsir BBM Subsidi tersebut.


Dalam unggahannya, Ade mencurahkan kekesalan saat mengantri untuk mengisi BBM jenis premium di SPBU Trikencana 14.289.6128 yang akhirnya diketahui beralamat di Jln Lintas Riau-Sumut KM 12 Bagan Batu, Kepenghuluan Kencana Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kamis (21/05/2020) pagi.


Aksi pelangsiran BBM subsidi itu, selain dengan menggunakan sepeda motor dengan tangki raksasa juga ada yang menggunakan mobil yang tangki BBM nya juga disulap sedemikian rupa.


Dia pun mengaku bahwa rumanya tidak jauh dari lokasi SPBU atau disekitar SPBU itu berada, yakni di KM 12.




"Seperti ini lah kmi yang ngisi minyak 15 rb antri nya panjang kalah dengan orang langsir yang pakai tangki raksasa.Kami ikuti peraturan antrian tapi begtu lah nasib kmi yang hanya 10 rb atau 15rb blom tentu 3 hari sekali kami mengisi BBM. Kalah dengan tangki raksasa ya setiap jam nya nggak terhitung pertrep nya. Sementara rumah kmi dekat galon tapi kmi sering nggak kebagian premium. Kalah dengan mafia2 yang berduit.Kami rakyat kecil selalu jadi korban terkadang aku berpikir dunia ini hanya untuk orang2 yang berduit 😰😰".


Secara pribadi, pemilik akun Syifa Ade Sandra itu kepada wartawan mengeluhkan hal itu sering dialaminya. Bahkan, dihari yang sama ia juga melihat oknum security ada menerima suap atau sogokan dari pelangsir namun tidak sempat terekam kamera.


"Tadi security dapat uang sogokan dari yang ngelangsir bang tapi nggak ke foto," katanya melalui pesan WhatsApp salah satu awak media.


Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum dapat dikonfirmasi terhadap pihak terkait yakni SPBU PT dan akan segera melakukan konfirmasi terkait hal tersebut di atas.

(BudiMan)

Penulis: BudiMan