Aceh Timur
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) terus melakukan monitoring proses belajar mengajar pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) di lingkungan Kankemenag Aceh Timur, Selasa (21/7). Aceh Timur termasuk salah satu zona hijau corona di provinsi Aceh.
Kasi Penmad H Mulkan Sidamanik S. Sos. I MA, didampingi M Subur Setiono SPd. I dan Muchalid turun langsung untuk memantau proses pembelajaran siswa dari rumah dan memastikan persiapan Madrasah Ibtidaiyah menghadapi pembelajaran tatap muka di bulan September dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
"Hari ini kita sudah pantau beberapa madrasah ibtidaiyah apakah sudah melaksanakan pembelajaran menggunakan kurikulum darurat madrasah, Alhamdulillah semua madrasah yang kita pantau telah mematuhi protokol kesehatan bagi guru," ucap H Mulkan.
Ia mengingatkan, walaupun siswa belajar dari rumah, guru tetap hadir di madrasah dengan mematuhi standar keamanan pencegahan Covid-19,
[br]
"Jadikan madrasah sebagai pusat untuk memberikan materi ajar bagi siswa baik secara daring maupun luring," katanya.
Selain itu, H Mulkan mengharapkan, proses belajar mengajar (PBM) secara tatap muka yang direncanakan pada September sesuai keputusan bersama 4 menteri, Madrasah Ibtidaiyah harus benar-benar serius mempersiapkan protokol pencegahan Covid-19 dan metode pembelajaran yang akan digunakan.
Menurutnya, yang paling penting diterapkan pada pembelajaran bukan panjangnya waktu pelajaran, tapi bagaimana caranya pelajaran tersebut bisa efektif tersampaikan kepada siswa.
"Maka perbanyak metode pembelajaran, manfaatkan semaksimal mungkin media yang ada. Dengan PBM tatap muka yang akan dilakukan kedepan, mudah-mudahan lebih baik dan lebih efektif dari pada belajar di rumah," Ungkapnya. (KC)