Daerah

Ketua BPC HIPMI Kampar Angkat Bicara PPKM Diperpanjang

Anjar Anjar
Ketua BPC HIPMI Kampar Angkat Bicara PPKM Diperpanjang

KAMPAR, Pesisirnews.com - Kejenuhan Masyarakat didalam menghadapi bencana wabah pandemi Covid -19 sangat terasa, terutama masyarakat di sektor usaha, mulai dari adanya kebijakan PSBB, hingga PPKM Kebijakan dilarang mudik dan Sebagainya.

“Kebijakan PPKM yang saat ini diambil dan bahkan diperpanjang s/d 26 Juli 2021 sangat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah, khususnya di Kab. Kampar. Dengan Pemberlakuan PPKM skala mikro ini, sedikit memberikanshock therapyyang luar biasa terhadap mental masyarakat,” ujar Iwan Kurniawan, Ketum BPC HIPM Kampar, Kamis (22/7/2021).

Dikatakannya, kondisi ini membuat masyarakat marasa tidak nyaman dalam berusaha, sebagaimana yang sama-sama kita saksikan diberbagai media. Ini dikarenakan sikap arogansi para person aparat dilapangan.

“Bagaimana bisa fokus berusaha jika ada pembatasan waktu,” ujar pedagang kepada kami BPC HIPMI Kampar. “Bahkan sudah di buka lama pun keuntungan yang diharapkan dalam berdagang tidak tercapai,” kata pedagang.

Dalam kondisi ini Iwan Kurniawan. SH selaku Ketum BPC HIPMI Kampar mengharapkan pemerintah bersikap humanis terhadap rakyatnya dalam pemberlakuan PPKM mikro di daerah.

“Bagaimana pun ekonomi masyarakat harus tumbuh dan berputar untuk memenuhi kebutuhan Keluarganya,” ujarnya.

“Hal yang sangat penting dan harus selalu kita tegaskan ialah pemberlakuan penerapan protokol kesehatan yang 3M. Dalam hal menjauhi kerumanan warga yang tak bisa kita elakkan, misalnya di pasar, ditempat-tempat usaha lainnya ingatkan selalu memakai masker. Untuk menjauhkan warga dari tempat-tempat keramaian memang sangat sulit tetapi yang terpenting saat ini pemerintah dan kita warga hendaknya disiplin memakai masker,” bebernya.

“Ekonomi tidak boleh mati, aktifitas berusaha jangan menurun karena jangan sampai dalam menghadapi masa panjang pandemi ini warga kita jatuh dalam kondisi ekonomi yg sulit. Kesehatan itu sangatlah penting, sama pentingnya menyelamatkan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hajat hidup rakyat,” pungkasnya. (wan)

Penulis: Irwan Nur

Editor: Anjar