Daerah

KPK Tetapkan Dua Tersangka Korupsi pada Proyek Pekerjaan Infrastruktur di Dinas PUPRKP Kota Banjar

Anjar Anjar
KPK Tetapkan Dua Tersangka Korupsi pada Proyek Pekerjaan Infrastruktur di Dinas PUPRKP Kota Banjar

BANJAR, Pesisirnews.com - Akhirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan HS dan RW, dua orang tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Kota Banjar tahun 2008 s.d. 2013 dan dugaan penerimaan gratifikasi, Kamis (23/12/2021).

HS yang pernah menjabat sebagai Walikota Banjar periode 2003-2008, 2008-2013, dan RW selaku pihak swasta.

Perkara ini bermula saat RW dengan beberapa perusahaannya mengerjakan 15 paket proyek di Dinas PUPRPKP Kota Banjar pada periode waktu 2012 s.d 2014 dengan nilai proyek sebesar Rp 23,7 Miliar. RW diduga memberikan fee proyek kepada HS sebesar 5 persen s.d. 8 persen dari nilai proyek tersebut.

Kemudian pada sekitar Juli 2013, HS juga memerintahkan RW melakukan peminjaman uang ke salah satu Bank di Kota Banjar dengan nilai yang disetujui sekitar Rp 4,3 Miliar yang digunakan untuk keperluan pribadi HS dan keluarganya, namun pembayaran pinjaman tersebut masih merupakan tanggungjawab RW.

Selain itu, tersangka RW juga diduga beberapa kali memberikan fasilitas kepada HS, diantaranya tanah dan bangunan untuk pendirian SPPBE di Kota Banjar, dan sejumlah uang untuk biaya operasional Rumah Sakit Swasta yang didirikan oleh HS.

Tersangka HS juga diduga menerima pemberian sejumlah uang dalam bentuk gratifikasi dari para kontraktor dan pihak lainnya yang mengerjakan proyek di Pemerintahan Kota Banjar.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar