Daerah

Pemkab Inhil dan Kodim 0314/Inhil Gelar Sosialisasi untuk Mengantisipasi Terjadinya Karlahut

Anjar Anjar
Pemkab Inhil dan Kodim 0314/Inhil Gelar Sosialisasi untuk Mengantisipasi Terjadinya Karlahut

TEMBILAHAN (Pesisirnews.com) - Memasuki musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab lnhil) segera ambil langkah antisipasi terjadinya Karhutla dengan menggelar acara pembukaan sosialisasi MPA (Masyarakat Peduli Api) Kabupaten lnhil tahun 2022, di aula Hotel lnhil Pratama, Jalan Guru Hasan kota Tembilahan, Rabu (18/5/2022).

Dalam sambutannya Bupati lnhil HM. Wardan yang di wakili oleh Asisten ll Kabupaten Inhil H. Mukhtar T mengatakan, dilaksanakannya sosialisasi dan pelatihan ini tujuannya adalah, agar pencegahan dan penanggulangan kebakaran di setiap wilayah, sekiranya dapat diatasi dengan cepat dan tepat.

"Untuk meminimalisir terjadinya karhutla, tentunya perlu dilakukan langkah-langkah cegah dini dan antisipasi dini dengan melakukan sosialisasi tentang bahaya karhutla kepada seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Untuk itu, masyarakat yang tergabung dalam organisasi Masyarakat Peduli Api (MPA) agar digalakan ditiap-tiap desa dan dilakukan pelatihan agar lebih bertambah wawasan dan ilmu mengenai cara deteksi dini dan cegah dini mengenai kebakaran lahan dan bagaimana penanganan secara cepat di lapangan apabila terjadi kebakaran lahan.

"Saya harapkan seluruh peserta dapat melaksanakan kegiatan pelatihan ini dengan efektif agar pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan tertib aman dan lancar serta dapat berguna dalam penanganan Karhutla di wilayah nantinya," sebutnya.

Sementara itu Pasi Ops Kodim 0314/lnhil Kapten lnf Tarmizi yang hadir mewakili Dandim 0314/lnhil yang juga sebagai narasumber dalam kegiatan ini, memberikan pemahaman tentang bahaya karhutla dari mulai keadaan wilayah, kondisi tanah, cuaca, cara mengantisipasi atau cegah dini serta langkah-langkah atau cara yang diambil apabila terjadi karhutla di wilayah.

"Kondisi wilayah yang sebagian besar tanah gambut menyebabkan wilayah Inhil sangat rentan terjadinya kebakaran hutan dan lahan karena tanah tersebut sangat mudah terbakar apabila musim kemarau tiba," kata Pasi Ops.

Lebih lanjut, Pasi Ops menuturkan untuk mencegah terjadinya karhutla perlu adanya kesadaran dari setiap masyarakat khususnya yang memiliki lahan wilayah gambut yang tebal karena sangat rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Siapkan embung embung disetiap daerah atau wilayah yang rawan terjadinya karhutla, adakan komunikasi dan kerjasama yang baik antar Instansi pemerintah dan lnstansi terkait lainya, juga bila ada perusahaan di wilayah maka segera koordinasi dengan pihak perusahaan.

"Lakukan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak membakar lahan serta laksanakan patroli gabungan secara rutin. Jika masyarakat kita sudah sadar akan bahaya karhutla dan dapat bahu membahu bersama aparat dan instansi lainnya dalam mengatasi karhutla, lnsya Allah bahaya karhutla di wilayah kabupaten Inhil dapat diminimalisir dan kalaupun terjadi,kalau kita kompak serta didukung dengan alat pemadam kebakaran yang memadai Karlahut di Kabupaten lnhil bisa teratasi dengan cepat," pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Inhil diwakili oleh Kabag Ops Kompol Rizki Hidayah S.H., M.Hum, Kepala Dinas BPBD H. Yusfik. Kepala Dinas DLHK Azwir Zarmi dan peserta sosialisasi MPA ±45 orang. (PNC/rls)

Penulis: Anjar

Editor: Anjar