Daerah

Volume Kendaraan Jabar - Jateng Terpantau Mengalami Penurunan Signifikan

Anjar Anjar
Volume Kendaraan Jabar - Jateng Terpantau Mengalami Penurunan Signifikan

BANJAR, Pesisirnews.com - Menjelang malam tahun baru, volume kendaraan dari arah Jawa Barat menuju Jawa Tengah dan sebaliknya mengalami penurunan yang cukup siginifikan.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum ketika meninjau Posko Terpadu di Cijolang, Banjar Jawa Barat, yang merupakan wilayah perbatasan Jawa Barat dengan Jawa Tengah, Jumat (31/12/2021).

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang disambut oleh Wakil Walikota Banjar, Kapolres Banjar, Kadishub, Kasat Pol PP serta Kalak BPBD Kota Banjar, mengatakan volume kendaraan juga pengamanan di perbatasan Jabar Jateng dan terlihat pasca tanggal 25 Desember lalu terjadi penurunam volume kendaraan yang cukup bagus.

“Setelah saya lihat hari ini, tidak ada peningkatan.Tapi sebelumnya menjelang hari Natal beberapa hari lalu, terjadi peningkatan volume kendaraan sebesar 19 persen. Tetapi sebelum dan sesudah itu melandai. Artinya di tahun baru ini tidak ada peningkatan pergerakan masyarakat. Dan kalau tidak ada pergerakan masyarakat, yang dikhawatirkan adanya peningkatan kasus, tidak akan terjadi,” ucap Wagub Jawa Barat.

Selain melakukan pemantauan volume kendaraan, petugas gabungan di Posko Terpadu Perbatasan Jabar - Jateng ini juga melakukan pemantauan protokol kesehatan.

Seperti yang disampaikan oleh Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, “Kegiatan di Pos Terpadu ini selain memantau volume kendaraan juga memantau Prokes, dimana kita dengan semangat untuk mencegah dan menjaga supaya covid-19 tidak bertransmisi. Saat ini kita tidak melakukan penyekatan, yang ada hanya melayani masyarakat yang sedang melaksanakan kegiatan dalam rangka Nataru, tapi dalam hal itu kita melakukan aturan-aturan tertentu sesuai Prokes yang ada.”

“Pandemi ini belum berakhir, mari kita bersama-sama menjaga diri, menjaga bumi, menjaga lembur agar Banjar ini aman dan selamat. Dan untuk malam tahun baru nanti,tidak usah melakukan kegiatan di luar rumah, kita lewati malam tahun baru dengan berdo'a di rumah masing-masing,” imbaunya.

Sementara untuk antisipasi terjadinya kerumunan, Pemerintah Kota Banjar akan menutup beberapa lokasi yang kerap ramai oleh warga terlebih menjelang pergantian malam tahun baru nanti. Sejumlah ruas jalan juga akan dilakukan pemadaman listrik.

Patroli akan dilaksanakan untuk menghimbau warga untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa menimbulkan kerumunan yang menyebabkan terjadinya penyebaran covid-19. (Nier)

Penulis: Nier

Penulis: Anjar

Editor: Anjar