Daerah

Wabup Padang Pariaman Membuka Rapat Harmonisasi Program Destana dan Jalur Evakuasi Bencana

Anjar Anjar
Wabup Padang Pariaman Membuka Rapat Harmonisasi Program Destana dan Jalur Evakuasi Bencana

PARIT MALINTANG, Pesisirnews.com - Wakil Bupati Padang Pariaman Drs. Rahmang, M.M., membuka Rapat Harmonisasi Program Destana dan Jalur Evakuasi Bencana Padang Pariaman, pada Selasa (22/6/2021) di Hall Kantor Bupati Padang Pariaman.

Dalam sambutannya Bupati Padang Pariaman mengatakan Seperti yang kita ketahui daerah kita adalah salah satu daerah yang lengkap jenis kebencanaannya.

Sesuai dengan Dokumen Kajian Resiko Bencana Padang Pariaman yang meliputi banjir, banjir bandang, cuaca ekstrim, gelombang ekstrim dan abrasi, gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, letusan gunung api, tanah longsor, serta tsunami. mengingat banyaknya jenis bencana di daerah Padang Pariaman, maka dibutuhkan perhatian ekstra dari seluruh pihak bersama untuk merumuskan kebijakan yang tepat dalam penanggulangan bencana.

“Pemerintah wajib melaksanakan pengawasan terhadap seluruh tahap penanggulangan bencana. Pengawasan yang kita lakukan yakni pengawasan terhadap sumber ancaman atau bahaya bencana, kebijakan pembangunan yang berpotensi menimbulkan bencana, kegiatan eksploitasi yang berpotensi menimbulkan bencana. Pemerintah mengajak seluruh lembaga swadaya masyarakat dan semua pihak terkait dalam kebencanaan ,untuk turut bersama-sama berupaya semaksimal mungkin meningkatkan partisipasi dan peran aktif komunitas dan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana dan yang terpenting adalah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut peduli terhadap lingkungan dan usahapenanggulangan bencana agar masyarakat yang tinggal diPadang Pariaman mengerti tanda adanya bencana, penanggulangannya dan selamat dari bencana.”ungkapnya.

Ia juga menambahkan rapat harmonisasi ini juga merupakan momentum yang tepat bagi satuan pelaksana penanggulangan bencana untuk melakukan sinergi dan konsolidasi. Kita tahu bahwa bencana alam merupakan sesuatu yang sulit diprediksi, namun kita bisa melakukan antisipasi untuk meminimalisir dampak-dampak yang akan timbul dari bencana itu sendiri. Rapat pada hari ini bertujuan untuk meningkatkan dan membangun kesadaran seluruh elemen pemangku kepentingan bencana terhadap pentingnya kolaborasi dalam penanggulangan bencana.

“Besar harapan kami semoga dengan acara rapat harmonisasi ini dapat memberikan masukan dalam membuat kebijakan yang tepat dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Padang Pariaman,” tutupnya.

Sebelumnya Kalaksa BPBD Padang Pariaman menyebutkan rapat harmonisasi program Destana dimaksudkan untuk mengevaluasi kegiatan yang telah berjalan dan sekaligus perencanaan replikasi pada nagari-nagari lainnya dalam rangka penguatan kapasitas kelembagaan dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Perencanaan jalur evakuasi yang dibutuhkan pada daerah potensi bencana sebagai upaya pengurangan resiko bencana / mitigasi.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar