Ekbis

Kembali Makan Korban, OJK Diminta Masifkan Sosialisasi Literasi Keuangan Terhadap Pinjol

Anjar Anjar
Kembali Makan Korban, OJK Diminta Masifkan Sosialisasi Literasi Keuangan Terhadap Pinjol

Ilustrasi: Kantor Pinjol. (Foto: Dok. Antara)

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Pinjol yang dianggap menjadi salah satu solusi dalam mengatasi masalah keuangan telah mendapat perhatian tersendiri di masyarakat.

Namun tingginya minat masyarakat terhadap tawaran pinjaman online atau Pinjol ilegal tak jarang menimbulkan korban. Terbaru korban mengalami ancaman dan tekanan jiwa yang berujung bunuh diri.

Kasus ini menimpa GRD (30), pria yang berprofesi sebagai perawat asal Jalan Suripto, Surabaya nekat mengakhiri hidupnya lantaran terjerat pinjol. Dia juga mendapat teror karena tak bisa membayar cicilan pinjolnya.

Fenomena Pinjol di satu menjadi solusi keuangan yang sangat digandrungi masyarakat. sayangnya, mekanisme penagihan yang tidak manusiawi sering kali menjadi ancaman secara psiko-sosial.

"Perkembangan teknologi dan informasi hampir selalu menimbulkan motif kejahatan sosial ekonomi, terutama yang berkaitan dengan data pribadi dan keuangan. Masyarakat harus dibekali dengan Literasi keuangan yang memadai," kata Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin kepada wartawan, Minggu (11/9).

Untuk itu, Sultan mengaku sangat prihatin dengan pilihan masyarakat yang tidak berhati-hati dalam memutuskan untuk mengajukan pinjaman online.

Masalahnya lembaga keuangan berbasis digital, problemnya ada pada rendahnya literasi keuangan masyarakat kita.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar

mgid.com, 340009, DIRECT, d4c29acad76ce94f