Hukrim

Direktorat Polisi Air(Ditpolair) Polda Riau Berhasil Gagalkan Penyeludupan Puluhan Ribu Bungkus Rokok Ilegal Di Perairan Indragiri Hilir

pesisirnews.com pesisirnews.com
Direktorat Polisi Air(Ditpolair) Polda Riau Berhasil Gagalkan Penyeludupan Puluhan Ribu Bungkus Rokok Ilegal Di Perairan Indragiri Hilir
TRIBUN PEKANBARU / RIZKY ARMANDA

PESISIRNEWS.COM- Upaya penyeludupan puluhan ribu bungkus Rokok Ilegal di wilayah perairan temblahan berhasil di gagalkan Tim dari Direktorat Polisi air (Ditpolair) Polda Riau.


BACA JUGA :Kasus-Dugaan-Penodaan-Agama-SM-52--Yang-Membawa-Anjing-Dalam-Mesjid-Divonis--quot-Bebas-quot-


Untuk mengangkut rokok ilegal digunakan Dua kapal speedboat , masing-masing boat Putra Sriwijaya dan boat Dayat Jaya, petugas mencegat ketika berada di perairan Terusan Mas, Jumat (31/2/2020), sekira pukul 00.30 WIB.


BACA JUGA :Vodeo-Istri-Antar-Suami-Nikah-Lagi-Jadi-Perbincangan-Ramai--Nitizen


Dikutip dari tribunpekanbaru Direktur Polair Polda Riau, Kombes Badaruddin menerangkan, pengungkapan ini berkat giat patroli rutin yang ditingkatkan oleh jajarannya di daerah tersebut.


Dimana aktivitas penyelundupan rokok tanpa dilengkapi pita cukai ini, marak masuk ke wilayah Riau, khususnya lewat jalur perairan.


Kita terus mengetatkan pengawasan, dulu mereka lewat Pulau Kijang, sekarang masuk lewat tempat lain. Tapi tetap kita kejar mereka," kata Kombes Badaruddin, didampingi Kasubdit Gakkum AKBP Wawan Setiawan, saat ekspos kasus, Rabu (5/2/2020).


Lanjut Badaruddin, dari hasil penggeledahan, didapati 2 jenis rokok merk Luffman.


"Masing-masing speedboat membawa 25 tiem atau dus. Dimana 1 tiem berisi 50 slop. Jadi total yang yang diamankan sekitar 25 ribu bungkus," tuturnya.


Dipaparkan Badaruddin, dua orang yang merupakan operator dua speedboat tersebut, turut diamankan.


Mereka masing-masing bernama Juarsa dan Mulyadi.


Keduanya mengaku baru sekali mengangkut rokok ilegal. Dengan upah sekali jalan Rp1 juta per speedboat.

[ADNOW]

Ditegaskan Direktur Polair lagi, aktivitas penyelundupan rokok ilegal ini sangat merugikan negara. Serta bisa mengganggu iklim bisnis rokok yang resmi.***).


Penulis: Haikal

loading...