Hukrim

Pasutri di Kuansing Terancam Hukuman Mati, Potong Jari dan Kubur Hidup-hidup Keponakan Hingga Tewas

Anjar Anjar
Pasutri di Kuansing Terancam Hukuman Mati, Potong Jari dan Kubur Hidup-hidup Keponakan Hingga Tewas

DL (27) dan istrinya, BN (27) digelandang ke Mapolres Kuantan Singingi karena memotong jari tangan dan mengubur hidup-hidup keponakannya. (Foto/iNews TV/Indra Yosserizal)

KUANTAN SINGINGI, Pesisirnews.com - Sungguh keji perbuatan pasangan suami istri (pasutri) di Kuantan Singingi, Riau ini. Keduanya tega memotong jari dan mengubur hidup-hidup keponakannya hingga tewas.

Tersangka DL (27) dan istrinya, BN (27) warga Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi ditangkap anggota Polres Kuantan Singingi pada Jumat 4 Juni 2021 lalu.

Keduanya dibekuk saat berada di tengah perkebunan karet yang ada di Kecamatan Tiga Belas Koto, Kabupaten Kampar, Riau.

Pelaku ditangkap karena melakukan tindakan kekerasan, penganiayaan secara sadis dan brutal terhadap dua keponakannya yang masih berusia 13 tahun dan 11 tahun.

Akibat kekerasan tersebut korban yang berusia 13 tahun meninggal ditangan kedua pelaku. Yang memilukan, sebelum meninggal korban mendapat penyiksaan berupa jari tangannya dipotong, kemudian dimasukan ke dalam karung, lalu dikubur hidup-hidup hingga korban tewas.

Sedangkan adik korban mengalami luka berat dengan kondisi patah tulang akibat perlakukan bengis kedua pelaku.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar

loading...