Hukrim

prostitusi di tengan pandemi COVID-19 dan Ramadhan dua PSK dan mucikari di tangkap


prostitusi di tengan pandemi COVID-19 dan Ramadhan dua PSK dan mucikari di tangkap

ilustrasi

PESISIRNEWS.COM - dua orang Pekerja Seks Komersial (PSK) serta Seorang mucikari diamankan Polres Cianjur lantaran masih menjalankan aktivitas prostitusi di tengan pandemi COVID-19 dan Ramadhan.



seperti di kutip dari detik.com Jumat (15/5/2020) Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Niki Ramdhani, mengatakan, ketiganya diamankan di salah satu hotel di kawasan Cipanas usai kedapatan melakukan praktik prostitusi, Kamis (14/5/2020) malam.



"Kami dapat laporan dari masyarakat jika masih ada praktik prostitusi di tengah pandemi Corona, terlebih di bulan suci Ramadhan ini. Begitu ditelusuri, kami berhasil menangkap mucikari dan dua orang perempuan," ungkap Niki



Ketiga orang tersebut yakni Ca (25) dan An (24) yang merupakan PSK, serta DD (45) seorang mucikari. Selain itu polisi juga membawa dua pria hidung belang yang tengah bersama para PSK di dalam hotel.



Menurut Niki, modus yang dilakukan pelaku atau mucikari tersebut, ialah mencarikan pelanggan. Setelah mendapatkan pelanggan, mucikari akan menghubungi PSK untuk melayani tamu tersebut.





Tarif untuk setiap PSK beragam, mulai dari Rp 700 ribu hingga Rp 1,5 juta. Tarif tersebut sudah beserta biaya hotel tempat melakukan praktik prostitusi.



"Untuk tarif Rp 700 ribu itu short time, sedangkan yang Rp 1,5 juta itu long time," kata dia.



Dia mengatakan, meski di tengah pandemi setiap malamnya seorang PSK bisa melayani satu hingga dua orang tamu. "Katanya itu sepi, tapi tetap ada saja tamu yang datang," tuturnya.



Polisi saat ini masih memeriksa mucikari dan dua orang PSK yang diamankan. Dua pria hidung belang yang menjadi pelanggannya pun turut dimintai keterangan.



"Kami masih dalami, kaitan unsur pidananya . Termasuk yang mengarah pada tindak pidana perdagangan orang," pungkasnya.








Penulis: pesisirnews.com

loading...