International

Bangladesh dan Korea Selatan MoU Penggunaan Energi Nuklir Secara Damai

Anjar Anjar
Bangladesh dan Korea Selatan MoU Penggunaan Energi Nuklir Secara Damai

Ilustrasi: Kolase bendera Korsel-Bangladesh

DHAKA (Pesisirnews.com) - Hubungan antara Korea Selatan dan Bangladesh memasuki tahap baru dalam kolaborasi yang menjanjikan di bidang energi nuklir dan ilmu pengetahuan, kata utusan Korea untuk Bangladesh dikutip dhakatribune.com, Kamis.

Institut Penelitian Energi Atom Korea (KAERI) dan Komisi Energi Atom Bangladesh (BAEC) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk kolaborasi dalam penggunaan energi nuklir secara damai.

Upacara penandatanganan diadakan di gedung BAEC di Dhaka pada hari Rabu.

Dr Park Won Seok, Presiden KAERI, Dr Md Azizul Haque, Ketua BAEC, Lee Jang-keun, Duta Besar Republik Korea untuk Bangladesh dan pejabat BAEC dan KAERI lainnya hadir pada acara itu.

Berdasarkan MOU tersebut, KAERI dan BAEC akan memperkuat kerja sama dalam berbagai aspek pemanfaatan energi atom secara damai, termasuk pengembangan, pemanfaatan dan peningkatan reaktor riset, produksi dan aplikasi radioisotop, pengembangan teknologi radiasi, ilmu neutron dan pengelolaan limbah nuklir/radioaktif.

Korea berharap bahwa penandatanganan MOU akan memberikan momentum penting untuk membawa kolaborasi yang ada antara kedua agensi ke tingkat yang lebih tinggi.

KAERI menyebutkan bahwa mereka telah membangun infrastruktur yang kokoh serta pengetahuan pengoperasian reaktor riset melalui pengembangan HANARO Korea, JRTR Yordania, OYSTER Belanda selama 50 tahun terakhir.

Dr Park Won Seok mengungkapkan kerja sama ini akan memperkuat kemitraan yang saling percaya dalam penggunaan energi nuklir secara damai.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar