International

Deklarasi Glasgow: Komitmen Negara dan Industri Mobil dalam Membatasi Pemanasan Global

Anjar Anjar
Deklarasi Glasgow: Komitmen Negara dan Industri Mobil dalam Membatasi Pemanasan Global

Ilustrasi: Kepadatan mobil yang membuat polusi udara di pusat kota Beijing, Tiongkok. (Foto: REUTERS/Thomas Peter)

GLASGOWS, Pesisirnews.com - Sejumlah negara, produsen mobil dan perusahaan penyewaan mobil menyatakan komitmen dalam Deklarasi Glasgow pada pembicaraan iklim di kota Skotlandia, Rabu (10/11).

Komitmen datang pada hari yang didedikasikan untuk transportasi di konferensi untuk memastikan semua mobil dan van baru bebas emisi pada tahun 2040, atau lebih awal. Kemudian pembuat kebijakan dapat mempercepat upaya untuk membatasi pemanasan global pada pertengahan abad ini.

Dilansir dari Reuters, Kamis (11/11), diantara negara-negara yang sudah mendaftar dalam Deklarasi Glasgow yaitu Skotlandia, Selandia Baru, Polandia, termasuk Inggris, yang akan menjadi tuan rumah KTT COP26.

Sejumlah perusahaan mobil juga menyatakan komitmen untuk menghentikan produksi kendaraan berbahan bakar fosil secara bertahap pada tahun 2040. Mereka berjanji untuk mempercepat transisi ke kendaraan emisi rendah karbon, yang bertujuan untuk ‘pasar hijau’ pada tahun 2035.

Volvo, Ford, GM menargetkan kendaraan tanpa emisi 100%. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi emisi karbon dan mengekang pemanasan global.

Adapun Volvo, telah berkomitmen untuk sepenuhnya menggunakan listrik pada tahun 2030. Secara terpisah Volvo mengatakan akan mengasumsikan harga karbon 1.000 krona Swedia pada semua proyek masa depan.

Penandatangan utama termasuk Ford dan General Motors (GM), negara terpadat kedua di dunia, India dan pembeli korporat utama kendaraan termasuk Leaseplan, yang menyewakan 1,7 juta mobil di 30 negara.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar