International

Nyamar jadi Pegawai Pemerintah, Pencuri Gasak 500 Ton Besi Jembatan Desa

Anjar Anjar
Nyamar jadi Pegawai Pemerintah, Pencuri Gasak 500 Ton Besi Jembatan Desa

Kondisi besi jembatan desa di distrik Rohtas, Bihar India saat masih dalam keadaan utuh sebelum raib di gasak pencuri. (Foto via thehindu.com)

BIHAR, INDIA (Pesisirnews.com) - Sebuah jembatan besi sepanjang 60 kaki (18 meter) seberat 500 ton di sebuah desa di distrik Rohtas, Bihar India habis dicuri oleh pencuri yang menyamar sebagai pejabat pemerintah yang sedang melakukan pekerjaan perbaikan jembatan.

Penduduk desa setempat, yang melihat jembatan di atas kanal Ara-Sone hilang pada 5 April, dan mengatakan bahwa jembatan itu dibangun sekitar 45 tahun yang lalu.

“Bahkan tiga hari yang lalu, struktur jembatan itu ada tetapi tiba-tiba menghilang dan kami memberi tahu pejabat setempat,” kata Suresh Kumar dari desa Amiyawar di distrik Rohtas.

Desa ini berjarak 40 km dari markas distrik Sasaram - tempat yang terkenal dengan makam pendiri Kerajaan Suri, Sher Shah Suri.

Pejabat lokal dari Departemen Sumber Daya Air mengunjungi lokasi di mana pencurian terjadi pada Jumat (8/4), dan mengajukan laporan pencurian terhadap orang tak dikenal ke kantor polisi Nasriganj di wilayah itu.

"Penyelidikan telah diperintahkan dan kami sedang menyelidiki bagaimana dan kapan jembatan itu dicuri," kata kepala kantor polisi Nasriganj, Subhash Kumar seperti dikutip dari thehindu.com, Minggu (10/4).

Penduduk desa mengatakan bahwa selama beberapa hari para pencuri merobohkan bagian jembatan besi dengan menyamar sebagai pejabat Departemen Pengairan Negara yang terlibat dalam pekerjaan pembongkaran jembatan karena sudah tua dan bobrok.

“Perampokan jembatan mungkin dilakukan oleh penyelundup besi tua dan karena mereka menggunakan alat-alat mesin berat seperti pemindah tanah dan pemotong gas, sehingga penduduk desa mungkin tidak meragukan identitas mereka,” kata seorang jurnalis lokal, Ajit Kumar, kepada thehindu.com melalui sambungan telepon.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar