International

Remaja Laki-laki Rusia Tikam Polisi Sambil Teriak 'Allahu Akbar,' Polisi Terpaksa Menembak Mati

Anjar Anjar
Remaja Laki-laki Rusia Tikam Polisi Sambil Teriak 'Allahu Akbar,' Polisi Terpaksa Menembak Mati

Mayat Vitaly Antopov (16) pelaku penikaman dan penyerangan kantor polisi di Kukmor, Tatarstan, Rusia sebelum di evakuasi . (Kredit Foto via dailymail.co.uk)

loading...

TATARSTAN, Pesisirnews.com - Seorang remaja laki-laki dari Tatarstan, sebuah wilayah di Rusia yang berpenduduk mayoritas Muslim terpaksa ditembak mati oleh polisi setelah menikam seorang polisi dan mencoba membakar kantor polisi di Kukmor, Tatarstan.

Penyerangan kantor polisi oleh ramaja laki-laki itu terjadi pada Jumat ini (30/10/2020).

Dilansir dailymail.co.uk, media setempat menyebut penyerang remaja itu sebagai Vitaly Antopov, dan dia berusia 16 tahun.

Sebelum melakukan penyerangan ke kantor polisi tersebut, Antopov membekali dirinya dengan pisau dan bom molotov.

Komite Investigasi Rusia mengatakan pihaknya memperlakukan insiden itu sebagai upaya tindakan terorisme dan telah membuka kasus kriminal.

Kantor berita Rusia Interfax mengatakan remaja itu meneriakkan 'Allahu Akbar' dan menyebut polisi sebagai 'kafir' selama penyerangannya di wilayah Tatarstan.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar