International

Sara Duterte, Putri Presiden Filipina Rodrigo Duterte Mencalonkan Diri Sebagai Wakil Presiden

Anjar Anjar
Sara Duterte, Putri Presiden Filipina Rodrigo Duterte Mencalonkan Diri Sebagai Wakil Presiden

Sara Duterte (kiri), walikota dan putri Presiden Filipina Rodrigo Duterte, berpose dengan pegawai balai kota di kota Davao, di pulau selatan Mindanao pada 9 November 2021. (Foto: AFP)

MANILA, Pesisirnews.com - Presiden Rodrigo Duterte akan mengakhiri masa jabatan pada 2022. Secara konstitusional Presiden Filipina dilarang mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua.

Konstelasi politik di Filipina semakin menghangat setelah Sara Duterte (43), putri tertua Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada hari Sabtu (13/11) mendaftar untuk pemilihan wakil presiden pada pemilihan 2022.

Sebagai informasi, di Filipina, presiden dan wakil presiden dipilih secara terpisah.

Langkah Sara Duterte dianggap sebagai sebuah langkah mengejutkan karena sebelumnya Sara menyatakan akan melanjutkan pertarungan politiknya pada pemilihan walikotaKota Davao di Bailiwick Selatan - posisi yang dipegang ayahnya sebelum dia terpilih sebagai presiden pada 2016.

Selama berbulan-bulan, Sara bersikeras dia ingin menjalani masa jabatan lagi sebagai walikota meski pun dia memimpin dalam survei preferensi pemilih untuk presiden berikutnya.

Spekulasi tentang rencananya meningkat minggu ini setelah dia tiba-tiba mengundurkan diri dari kontes walikota.

Dia juga keluar dari partai regionalnya dan bergabung dengan Lakas-Kristen Muslim Demokrat, partai politik nasional sekutu dekatnya dan mantan presiden Gloria Arroyo.

Keputusan Sara untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden membuat Marcos Jr berada di posisi yang kuat dalam pemilihan presiden.

Dikenal sebagai Bongbong, Marcos Jr telah menjadi yang terdepan dalam jajak pendapat pemilih, mengungguli walikota selebriti Francisco Domagoso, petinju hebat Manny Pacquiao dan Wakil Presiden petahana Leni Robredo.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar