Kesehatan

Jangan Anggap Sepele Kedutan Mata, Ketahui Apa Artinya bagi Tubuh Anda


Jangan Anggap Sepele Kedutan Mata, Ketahui Apa Artinya bagi Tubuh Anda

Ilustrasi: Kedutan mata. (Pinterest)

(Pesisirnews.com) - Dalam pandangan tradisional, mata berkedut sering dianggap memiliki makna tersendiri yang biasanya terkait dengan suatu peristiwa yang akan terjadi pada diri seseorang. Peristiwa itu bisa berupa satu kejadian yang membahagiakan atau sebaliknya.

Terpisah dari pandangan tersebut, mata berkedut secara medis bisa berarti sebuah pertanda atau gejala adanya gangguan kesehatan pada tubuh seseorang.

Banyak orang mengalami mata berkedut namun seringkali orang mengabaikannya dan menganggap hal itu adalah sebuah reaksi tubuh yang biasa saja.

Padahal, kedutan yang terus-menerus dalam waktu yang lama, apalagi sampai menganggu penglihatan merupakan indikasi terhadap masalah kesehatan yang lebih serius seperti terjadi infeksi pada kornea, yang membuatnya lebih dari sekadar kejadian normal.

Hal ini tentu tidak boleh diabaikan karena dapat membuat kerusakan jangka panjang.

Apa itu kedutan mata?

Biasanya, mata kita semua berkedut untuk beberapa waktu. Kedutan kelopak mata kecil sering dikaitkan dengan kelelahan, stres, atau bahkan terlalu banyak mengonsumsi kafein.

Saat otot mata atau kelopak mata mengalami kejang atau gerakan yang tidak dapat Anda kendalikan, hal itu menyebabkan kedutan. Dokter juga menyebutnya blepharospasm yang membuatnya sering terjadi di kelopak mata atas.

Dokter mengatakan itu juga mungkin ketika permukaan mata Anda atau kornea dan selaput yang melapisi kelopak mata Anda menjadi teriritasi.

Secara umum, ada dua jenis kedutan mata:

1. Kedutan esensial jinak muncul di pertengahan hingga akhir masa dewasa tetapi semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Meski merupakan fenomena langka, kedutan terus-menerus dapat mengganggu kehidupan sehari-hari ketika mata Anda berkedip tanpa henti, dan akhirnya menjadi sensitif terhadap cahaya, penglihatan kabur, dan kejang wajah.Kejang mungkin menjadi sangat parah sehingga kelopak mata Anda tetap tertutup selama beberapa jam.

2. Kejang hemifasial bahkan lebih jarang dan melibatkan otot-otot di sekitar mulut Anda. Jenis ini hanya memengaruhi satu sisi wajah Anda.

Halaman :
Penulis:

Editor: Anjar