Kesehatan

Loka POM Inhil Musnahkan Obat dan Makanan yang Tidak Memenuhi Ketentuan dan Berbahaya

Anjar Anjar
Loka POM Inhil Musnahkan Obat dan Makanan yang Tidak Memenuhi Ketentuan dan Berbahaya

TEMBILAHAN, Pesisirnews.com - Loka (perwakilan Badan Pengawas Obat dan Makanan / BPOM RI di Kabupaten/Kota, red) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan kegiatan pemusnahan obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan hasil pengawasan Loka POM Inhil, Senin (29/11/2021), bertempat di Gedung Engku Kelana Tembilahan.

Selain melakukan pemusnahan obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan hasil pengawasan, Loka POM Inhil juga mempublikasikan Surat Edaran (SE) Bupati Inhil mengenai larangan penggunaan pewarna tekstil rhodamin B pada makanan.

Kegiatan pemusnahan dilakukan terhadap produk obat, pangan, kosmetik, obat tradisional dan suplemen kesehatan yang tidak memenuhi syarat, ketentuan, mutu, kualitas, maupun produk tanpa izin edar yang tidak sesuai dengan Peraturan Perundangan-Undangan yang berlaku.

Pemusnahan barang dari Pengawasan Loka POM Inhil meliputi dua wilayah di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir, masa periode bulan Desember 2020 sampai November 2021, dengan nilai ekonomi Rp 322 juta lebih dengan rincian 1.452 item, dan 13,778 kemasan.

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibuka dan dirusak kemasan dan produk. Kemudian diserahkan kepada jasa pemusnahan limbah PT. Berkah Rezeki Ikhlas Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau untuk diserahkan kepada PT. Tenang Jaya Sejahtera Jawa Barat.

Halaman :
Penulis: Anjar

Editor: Anjar

mgid.com, 340009, DIRECT, d4c29acad76ce94f