Nasional

Eksekusi Gembong Narkoba, Brimob Siapkan Satu Regu Tembak


JAKARTA, PESISIRNEWS.COM - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Agus Rianto menjelaskan pihaknya telah menyiapkan satu regu tembak dari Brimob Jawa Tengah yang telah siap siaga melakukan eksekusi mati yang akan digelar di kawasan Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

"Kami sebagai eksekutor masih menunggu karena pelaksanaannya kan dari Kejaksaan," kata Agus Rianto saat dikonfirmasi soal kesiapan juru tembak dari kepolisian, Minggu (26/4/15).

Lebih lanjut Agus menjelaskan dalam satu regu tersebut berjumlah. empat belas personil anggota Brimob yang masing-masing bertugas untuk mengeksekusi setiap satu terpidana mati tersebut.

"Kalau untuk tim eksekutor yang menembaknya ada 14 orang setiap regunya. Mereka didukung oleh regu-regu yang di dalamnya dikawal lebih dari 60 personel anggota Brimob lainnya," kata Agus.

Sebagai informasi saat ini ke sepuluh terpidana mati tersebut telah berada di Lapas Nusakambangan.

Kesepuluh terpidana mati tersebut sejak kemarin mulai dikunjungi oleh keluarganya maupun dari pihak perwakilan negara masing-masing.

Menurut informasi, eksekusi mati tersebut akan dilakukan antara hari Senin, Selasa dan Rabu mendatang.

Berikut nama-nama terpidana mati yang bakal dieksekusi di Nusakambangan, Cilacap, Jawa
Tengah:

1. WN Filipina, Mary Jane Fiesta Veloso, kasus penyelundupan 2,6 kg heroin
2. WN Australia, Myuran Sukumaran, kasus penyelundupan 8,2 Kg heroin
3. WN Prancis, Serge Areski Atlaoui, kasus pabrik sabu dan ekstasi
4. WN Ghana, Martin Anderson, kasus perdagangan 50 gram heroin
5. WN Nigeria, Raheem Agbaje Salami, kasus penyelundupan 5,8 kg heroin
6. WN Brasil, Rodrigo Gularte, kasus penyelundupan 6 kg heroin
7. WN Australia, Andrew Chan, kasus penyelundupan 8,2 kg heroin
8. WN Nigeria, Sylvester Obiekwe Nwolise, kasus penyelundupan 1,2 kg heroin
9. WN Nigeria, Okwudili Oyatanze, kasus perdagangan 1,5 kg heroin.
10. WN Indonesia,  Zainal Abidin.

Laporan: Charles
Penulis:

loading...
loading...