Kepala BIN Sebut Pengibaran Bendera GAM di Aceh Bukan Masalah Serius

Kamis, 30 Juli 2015 12:07 WIB
rimanews.com
Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso.
JAKARTA, PESISIRNEWS.COM - Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso mengatakan, berkibarnya tujuh bendera Bulan Bintang lambang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di beberapa titik di Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh bukanlah suatu ancaman berarti.

"Itu tidak terlalu masalah," kata Bang Yos, sapaan karibnya saat ditemui usai bedah buku 'Intelejen Negara: Mengawal Transformasi Indonesia Yang terkonsolidasi' di Balai Kartini, Kamis (30/07/2015).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, permasalahan penaikan bendera tersebut saat ini telah ditangani oleh aparat kepolisian dengan bantuan dari TNI-AD.

"Masalah itu bisa diselesaikan internal pemerintahan disana dan aparat disana," tutur Bang Yos.

Lebih lanjut, saat ditanya mengenai antisipasi dari BIN agar kejadian itu tidak terulang, Bang Yos enggan menanggapinya.

Seperti diketahui, Sebanyak tujuh bendera berupa gambar bintang bulan berkombinasi garis vertikal hitam dan putih dengan warna dasar merah tua dikibarkan di tiang jaringan telekomunikasi di sejumlah tempat. Aparat Kepolisian dan TNI-AD yang menerima laporan adanya bendera GAM berkibar langsung menurunkan bendera tersebut.

Kapolres Aceh Jaya AKBP Riza Yulianto mengatakan setelah penurunan bendera tersebut tidak ada dampak berupa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Saya langsung memimpin penurunan (bendera Bulan Bintang), bersama teman-teman TNI dan disaksikan oleh tokoh masyarakat. Kondisi sangat kondusif tidak ada gangguan apapun," kata dia, Rabu (29/7/2015). (rik)

SUMBER: rimanews.com

Loading...
Tags

Berita Terkait

Komentar

Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.

FB Comments