Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif
TEMBILAHAN Satuan Lalu Lintas Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas dan strong point pagi di sejumlah titi
Artikel
Pesisirnews.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi akhirnya angkat bicara terkait viralnya yang ingin mundur dari jabatan sebagai orang nomor satu di provinsi ini, jika rakyat Sumut tak ingin dipimpinnya.
Baca Juga :Perang Netizen Indonesia Vs Vietnam di Medsos, Akun Instagram Maskapai Ini Jadi Korban
Saat peringatan May Day atau Peringatan Hari Buruh Interasional di Lapangan Pendidikan Perkebunan (LPP), Kampus Medan, Jalan Rumah Sakit Haji Medan, Rabu (1/5/2019), dia menjelaskan hal tersebut.
Baca Juga:
"Saya tak pernah bilang saya mau mundur. Saya bilang, kalau yang dipimpin dengan pemipin harus terjadi kokoh kuat. Jadi kalau pemimpin yang dipimpin tak mau dipimpin
ya yang pemimpin mundur," jelasnya seperti dilansir dari Pojoksumut.com
Di hadapan orang yang memenuhi lokasi tersebut, lantas Edy bertanya dengan tegas. "Kalian masih mau saya pimpin?," tanyanya.
Baca Juga:
Semua yang hadir langsung menjawab, Mau!
Baca Juga :Ribuan Gamers Banjiri Final Mobile Legends Spot Pertama dan Terbesar di Pulau Rupat
Diakuinya lantaran pernyataan yang sebelumnya diungkapnya menjadi kisruh. "Habis itu ribut orang se-Indonesia, aku dimarahin orang kok mau mundur kamu," ungkapnya.
"Siapa yang mau mundur? Saya pengen jadi gubernur ini, karena mau bersama kalian membangun Sumut yang bermartbahat," tegasnya.
"Ayo kita sama-sama kawal Sumatera Utara ini," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pernyataan mundur diungkapkan Edy saat memberikan sambutan pada kegiatan Peresmian Kantor PWI Sumut yang dirangkai dengan kegiatan Jalan Sehat, Minggu (28/4/2019).
"Kalau masih main-main Sumut tak pernah bisa bermartabat. Jadi saya mohon, berapa tahunkah saya jadi gubernur, lima tahun selesai. satu tahun, saya sekarang sudah delapan bulan. Saya cek empat bulan ke depan rakyat Sumut ini tak mau saya pimpin saya yang mundur. Tolong pers tulis itu gede," katanya, Minggu (28/4/2019).
Edy menegaskan, seorang pemimpin akan memiliki arti jika masyarakat mau dipimpin. Sinergitas antara pemimpin dengan pihak yang dipimpin inilah menurutnya sangat penting untuk mewujudkan cita-cita bersama termasuk cita-citanya membangun Sumatera Utara.
Baca Juga :Desa Diminta Alokasikan 5 Persen Untuk Pembangunan Literasi
"Karena pemimpin itu, yang dipimpin itu mau nurut. Mau dipimpin. Kalau sekarang saya pemimpin trus yang dipimpin tak mau untuk apa saya jadi pemimpin?," ujarnya.(dan)
TEMBILAHAN Satuan Lalu Lintas Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas dan strong point pagi di sejumlah titi
Artikel
Indragiri Hilir Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir mulai terjadi sejak 11 Agustus 2026. Hingga Kamis, 13 Ag
Lingkungan
TEMBILAHAN Kebakaran terjadi pada sebuah rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (1
Artikel
INDRAGIRI HILIR Polres Indragiri Hilir menggelar Apel Pergeseran Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi menuju Desa Kuala Selat, Kecamatan Ka
Artikel
INDRAGIRI HILIR Polres Indragiri Hilir menggelar Apel Pergeseran Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi menuju Desa Kuala Selat, Kecamatan Ka
Artikel
Tembilahan, (12/8/2026) Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Pondok Pesantren Yasin AlIslami tidak sekadar menjadi agenda
Artikel
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung fasilitas Sekolah Rakyat (SR) DKI Jakarta yang telah diselesaikan p
Artikel
(Pesisirnews.com)Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, melakukan upaya jemput bola untuk mengakselerasi kemajuan dan kesejahteraan masya
Artikel
TEMBILAHAN Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, partisipasi masyarakat Kecamatan Tembilahan
Artikel
Indragiri Hilir Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti Herman, mendorong penguatan kelembagaan dan kolaborasi lintas sekt
Artikel