Nasional

Kabar Gembira Jelang Hari Raya, Pemerintah Angkat 200 Ribu Tenaga Kesehatan Non ASN Jadi PPPK


Kabar Gembira Jelang Hari Raya, Pemerintah Angkat 200 Ribu Tenaga Kesehatan Non ASN Jadi PPPK

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Disaat masih kurangnya jumlah tenaga kesehatan terutama di Puskesmas dan Rumah Sakit Pemerintah Daerah, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan memberikan kabar gembira untuk tenaga kesehatan yang bukan Aparatur Sipil Negara (Non ASN).

Kabar gembira menjelang hari raya Idulfitri 1443 H yakni mengangkat lebih dari 200 ribu tenaga kesehatan Non ASN seperti tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Lebih dari 200 ribu tenaga kesehatan Non ASN ini nantinya diharapkan dapat beralih status menjadi PPPK tahun ini dan tahun depan seiring dengan mulai berlakunya aturan pemerintah yang menghentikan perekrutan pegawai honorer di 2023.

“Dengan kebijakan ini para tenaga kesehatan honorer atau Non ASN yang berada di seluruh Indonesia dapat lebih tenang bekerja karena masa depannya sudah bisa lebih jelas. Ini merupakan salah satu program Transformasi Kesehatan di bidang sumberdaya manusia dimana kami harus memastikan kecukupan tenaga kesehatan,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada konferensi pers terkait Kebijakan Tenaga Kesehatan Non ASN secara virtual di Jakarta, Jumat (29/4).

Kebijakan tersebut tak lepas dari kesepakatan antara Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Tenaga kesehatan Non ASN yang akan beralih status antara lain tenaga kontrak/honorer Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, kontrak/honorer BLUD, kontrak dengan DAK Non Fisik (BOK), PTT dan sukarelawan yang bekerja pada fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota yang selama ini didayagunakan untuk mengisi dan memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di daerah.

Halaman :
Penulis:

Editor: Anjar